HETANEWS

Penyataannya soal Yahudi Dikritik, Begini Pembelaan Trump

AS, hetanews.com - Presiden Donald Trump menegaskan tak ada presiden Amerika Serikat (AS) yang membantu Israel lebih banyak selain dirinya. Pernyataan itu dilontarkan Trump setelah dia mendapat kecaman atas kritikannya terhadap penganut Yahudi Amerika simpatisan Partai Demokrat.

Trump mengatakan, Yahudi yang memilih Demokrat sebagai orang yang tak loyal. Kritikan pun datang dari kelompok Yahudi serta anggota parlemen AS dari Demokrat.

Membalas kritikan tersebut, Trump menyebut pemerintahannya sudah berbuat banyak untuk Israel. “Saya bertanggung jawab atas banyak hal yang sudah dilakukan untuk Israel,” kata dia, Kamis (22/8/2019).

"Tidak ada presiden yang paling dekat selain apa yang telah saya lakukan (untuk Israel),” katanya, lagi.

Dia menyertakan bukti soal keputusannya untuk memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018. Langkah itu dilakukan setelah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017.

Bukti lain soal pengakuannya atas kedaulatan Israel terhadap Dataran Tinggi Golan, tanah yang sebenarnya milik Suriah.

Trump juga menuduh beberapa anggota parlemen AS, di antaranya anggota Demokrat keturunan Amerika-Afrika, Rashida Tlaib, sebagai antisemit.

"Mereka anti-Semit. Menurut pendapat saya, jika Anda memilih seorang Demokrat, Anda menjadi sangat tidak loyal kepada orang-orang Yahudi dan Anda menjadi sangat tidak loyal kepada Israel," katanya.

Trump juga menyebut bahwa Demokrat telah jauh dari Israel. “Saya tak tahu mengapa mereka bisa melakukan itu,” ujarnya.

sumber: inews.id

Editor: sella.