HETANEWS

Nekat Tipu Seorang Polisi, Pria Badan Besar Ini Diringkus dari Bawah Kolong Tempat Tidur

Tersangka Hendri Sirait yang berhasil diringkus Timsus Gurita Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Setelah buron selama enam bulan lamanya, akhirnya Hendri Sirait (39), warga Jalan Burhanuddin Lingkungan II, Kelurahan Lerjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai ini, berhasil diringkus oleh Timsus Gurita Polres Tanjungbalai saat bersembunyi, di dalam rumahnya, Senin (19/8/2019), lalu.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, tersangka ini berkerja dengan korban, sebagai orang kepercayaan untuk menghantar barang - barang kelontong, ke kedai atau toko- toko kecil. Namun hasil penjualan barang tersebut, tidak diserahkan tersangka kepada korban, ucap AKBP Irfan Rifai, Rabu (21/8/2019).

Masih kata Kapolres, berawal saat korban Syaifuddin (45),  warga jalan Bengkel, Kelurahan P. Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, memiliki sebuah grosir yang menjual berbagai macam barang kebutuhan dan karena kesibukannya sebagai personil kepolisian, sehingga memperkerjakan Hendri Sirait (tersangka)  sebagai orang suruhannya untuk menghantar barang pesanan ke sejumlah toko- toko kecil.

Korban pun curiga, setelah melihat pembukuan hasil jualan,  karena ada beberapa toko yang belum melunasi pembayaran barang yang telah dipesan. 

Kemudian pada Selasa (12/2/2019) lalu,  sekira pukul 11.00 WIB, korban bertemu dengan tersangka dan menanyakan uang hasil penjualan barang (barang kelontong) milik korban tersebut.

Saat itu, tersangka beralasan hasil penjualan belum ada, dikarenakan barang belum laku terjual.

Curiga akan gelagat dan jawaban dari tersangka,  korban pun mengecek langsung  ke toko-toko tempat penjualan tersangka.

Ternyata toko yang menerima barang tersebut, mengaku, mereka sudah membayar barang yang dijual tersangka dengan lunas dan tidak ada hutang, ungkap Kapolres lagi.

"Pemilik - pemilik toko tersebut menunjukkan bukti kwitansi lunas pembayaran kepada korban,"tambahnhya.

Mengetahui korban telah mengecek langsung ke toko, maka pada Sabtu (23/2/2019) lalu, sekira pukul 21.30 WIB, tersangka mendatangi rumah korban dan menjelaskan, bahwa semua barang telah lunas, namun uang hasil penjualan habis dipergunakan untuk kepentingan dirinya.

Kemudian tersangka membuat surat pernyataannya kepada korban yang menyatakan akan segera  mengembalikan seluruh uang hasil penjualan kepada korban, selambat-lambatnya pada tanggal 01 Maret 2019. Namun dari waktu yang  disepakati, tersangka tidak memenuhinya dan malah melarikan diri.

AKBP Irfan Rifai menambahkan, akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian senilai Rp.43.165.000 dan membuat Laporan Polisi  Nomor: LP/71/III/2019/SU/TJB tanggal 12 Maret 2019.

Mengatahui korban membuat laporan polisi,  tersangka langsung melarikan diri dan setelah enam bulan buron, keberadaan tersangka terdeteksi dan saat itu tersangka sedang bediri, di depan rumahnya.

Mengetahui kedatangan Timsus,  secara spontan tersangka masuk ke dalam rumahnya. Petugas sempat kehilangan jejak, karena tidak menemukan tersangka di rumah tersebut, dengan posisi pintu dapur terbuka dan diduga melarikan diri dari pintu dapur.

Namun sekali lagi, ilmu logika reserse dipergunakan oleh Timsus ini, dengan alibi tidak mungkin tersangka yang berbadan besar ini bisa kabur dengan cepat.

Akhirnya pencarian dilakukan di dalam rumah dan benar saja, tersangka ditemukan bersembunyi di dalam kolong tempat tidur.

Tersangka kemudian dibawa ke Posko Timsus Gurita dan diserahkan ke Satreskrim Polres Tanjungbalai.

Menurut AKBP Irfan Rifai, dari hasil pemeriksaan para saksi, tersangka Hendri Sirait, telah cukup bukti melakukan tindak pidana penggelapan dan atau penipuan.

Selanjutnya dilakukan penahanan di RTP Polres Tanjungbalai, terhitung mulai tanggal  20 Agustus 2019, tutup Kapolres.

Penulis: ferry. Editor: gun.