HETANEWS

Pemko Siantar Tak Bakal Menuntut Subaktiar Atas Dugaan Keterangan Palsu

Pardamean Silaen [kiri] dan Junaidi Sitanggang [kanan]

Siantar, hetanews.com- Pemko Pematangsiantar melalui Pansel calon badan pengawas perusahaan daerah tampaknya tak bakal menuntut Subaktiar atas dugaan keterangan palsu yang dimuat dalam berkas persyaratan administrasi pendaftar calon badan pengawas PDPHJ.

Subaktiar,  yang lolos tahapan seleksi Pansel dan dilantik Wali Kota Hefriansyah sebagai Anggota Badan Pengawas PDPHJ, ternyata Caleg  dalam Daftar Calon Tetap [DCT] Anggota DPRD Kabupaten Langkat Dapil I dari Partai Amanat Nasional [PAN] nomor urut 2. 

Dia sudah terdaftar di DCT lalu kemudian mencalonkan diri sebagai calon anggota badan pengawas dengan melengkapi segala persyaratan, khususnya menyatakan diri tidak sedang mencalonkan calon legislatif [Caleg], dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6 ribu.

Dugaan membuat pernyataan palsu, sesuai dengan poin (20) persyaratan administrasi yang dibuat Pansel, menyatakan bahwa; apabila pernyataan pendaftar dikemudian hari tidak sesuai dengan sebenarnya, akan dilakukan tuntutan hukum sesuai dengan perundang-undangan.

Sekretaris Pansel [pantia seleksi] calon badan pengawas, Pardamean Silaen yang dikonfirmasi mengenai hal itu justru bilang kalau status Subaktiar masih menunggu jawaban dari KPU D Kabupaten Langkat. Sementara Subaktiar sudah undur diri dengan pernyataan tertulis.

"Belum tau lah kita itu kalau dia caleg pas mendaftar," katanya dari seberang selulernya, Selasa (20/8/2019). 

Kemudian disinggung mengenai apakah ada upaya Pansel untuk menindaklanjuti dugaan keterangan palsu yang dibuat Subaktiar, pejabat Asisten III Pemko Siantar ini jawab tidak tahu," Oh kalau itu gak tau lah. Kabag hukum dulu ya, lagi rapat di Jakarta aku, oke ya," tutupnya.

Ketua Badan Pengawas PDPHJ Junaidi Sitanggang menuturkan,  Pansel sudah membubarkan diri pasca pelantikan 3 badan/dewan pengawas terpilih. "Pansel sudah selesai tugasnya. Sudah berakhir tugasnya," kata Ketua Badan Pengawas ini.

Menurut Kabag Tapem Pemko Siantar ini, Pemko Pematangsiantar atau Pansel belum berupaya untuk menuntut Subaktiar atas dugaan pemalsuan data diri atau keterangan palsu. Kecuali, kata dia, ada hal yang merugikan masyarakat banyak.

"Yang kami ketuhui, dia [Subaktiar] disini sudah mengundurkan diri. Jadi gak balik ke awal lagi [proses penjaringan oleh Pansel]. Jadi kalau menuntut dia [Subaktiar] kecil kemungkinan," pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar, Mangatas Silalahi mengatakan, lolosnya Subaktiar dari penjaringan Pansel dinilai cacat hukum. Dia meminta supaya Pansel harus bertanggung jawab dan melakukan penjaringan dan seleksi ulang.

Baca juga: Subaktiar Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Baca juga: Mangatas: Penerimaan Cacat Hukum, Pansel Bertanggung Jawab, Lakukan Pemilihan ulang

Penulis: gee. Editor: edo.