HETANEWS

Tok! Kurir Bandar Narkoba Rego Dijatuhi Hukuman 13 Tahun

Kurir bandar narkoba Rego. (Foto:ist)

Siantar, hetanews.com - Dua terdakwa kasus kepemilikan 200 butir pil ekstasi divonis masing-masing berkurang dua tahun dari tuntutan jaksa selama 15 tahun penjara.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara terhadap para terdakwa selama 13 tahun penjara. Denda sebesar Rp1 Miliar subsider empat bulan kurungan," ujar Hakim Fitra Dewi Nasution sebagai pimpinan sidang di PN Siantar, Selasa (20/8/2019).

Kedua terdakwa merupakan warga Pematangsiantar diantaranya, Salman Farid alias Upin (22) penduduk Jalan Tombang, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat dan Agustinus Hutagalung alias Dabo (21) di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Baca juga: Kasat Narkoba Polres Siantar: Rego Ria Masuk DPO

Hakim ketua dibantu Hakim Fhytta Imelda Sipayung dan Hakim M Nuzuli, dalam amar putusannya dinyatakan para terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba," ujar hakim ketua membacakan hal-hal yang memberatkan para terdakwa.

Putusan diatas ditanggapi kedua terdakwa dengan menyatakan pikir-pikir, sedangkan Jaksa Herry Santoso dalam sidang mengaku menerima putusan.

Kasus ini diungkap Polisi pada 5 Januari 2019 silam. Dabo yang pertama diringkus petugas berikut barang bukti di Jalan H Adam Malik, Pematangsiantar.

Baca juga: "Asisten" Bandar Narkoba Siantar Dituntut 17 Tahun, Rego-Boy-Anton Buronan

Dabo merupakan suruhan Upin untuk mengantarkan narkoba yang biasa disebut inex kepada calon pembeli dengan memperoleh upah Rp100 ribu dan 1 butir ekstasi.

Sedangkan Upin memperoleh upah Rp300 ribu. Upin dikenal sebagai kurir bandar narkoba Rego yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polisi.

Penulis: bt. Editor: bt.