HETANEWS

Mahraja Negeri Padang, Sesalkan Klaim Atas Stadion Kp Durian Tebingtinggi

MAHRAJA Negeri Padang Tengku Nurdinsyah Al Haj melihat plank yang akan menjual lahan stadion Kampung Durian bersama pemangku adat dan zuriat Kerajaan Negeri Padang.

Tebingtinggi, hetanews.com- Mahraja Negeri Padang Tengku Nurdinsyah Al Haj, menyesalkan klaim yang dilakukan oknum-oknum tertentu atas lahan stadion Kampung Durian, terletak di Link. 01, Kel. Durian, Kec. Bajenis. Padahal, stadion itu dulunya dibangun oleh atoknya Tengku Alamsyah untuk kegiatan olah raga masyarakat.

Hal itu ditegaskan Tengku Nurdinsyah Al Haj, saat meninjau stadion Kampung Durian, Selasa (17/3). Turut mendampingipemangku adat Negeri Padang, yakni Khuzamri Amar, SE, Juanda, Tengku Machmud dan beberapa lainnya.

Dikatakan, stadion Kampung Durian sejak awal dibangun memang diperuntukkan bagi kegiatan olah raga masyarakat dan Kerajaan Negeri Padang pada waktu punya pengorbanan besar atas pembangunan stadion itu.

“Gara-gara membangun stadion ini, atok saya dituduh menghabiskan kas kerajaan hingga diasingkan Belanda ke Bengkalis. Sedih rasanya jika sekarang ada yang mengklaim,” tegas Tengku Hurdinsyah Al Haj gelar Mahraja Bongsu Negeri Padang.

Diterangkan, stadion Kampung Durian merupakan salah satu stadion kebanggaan Kerajaan Negeri Padang, di mana niatnya sejak awal memang untuk mengembangkan olah raga khususnya sepak bola.

“Jadi kalau ada yang mengaku-ngaku lahan ini milik mereka, masyarakat Tebingtinggi berhak marah,” tegas mantan GM Pertamina Sumbagut itu.

Selain itu, Tengku Nurdinsyah Al Haj juga mengaku mendapat dukungan dari Kesultanan Deli agar stadion Kampung Durian dihibahkan kepada Pemko Tebingtinggi untuk dijadikan seperti keadaannya semula.

“Raja muda Deli Tengku Osman Hamdy Delikhan Al Haj bilang agar Pemko Tebingtinggi segera saja ambil alih stadion itu agar tak jadi masalah,” aku Mahraja Negeri Padang, yang mengaku bertemu Sultan Deli, kemarin, di Medan.

Mahraja Bongsu Negeri Padang itu, menghimbau berbagai kalangan agar tidak melayani penawaran penjualan lahan stadion Kampung Durian dari oknum-oknum tertentu, karena mereka tak punya hak atas lahan stadion itu.

“Ya, kita ingatkan masyarakat agar jangan terkecoh. stadion ini diberikan Kerajaan Padang sebagai milik publik,” tegas dia.

Dari pantauan, di areal stadion itu terdapat dua plank pengumuman yang mengatakan stadion Kampung Durian seluas 13.850 M2 itu milik mereka. Plank pengumuman itu bertuliskan nama-nama Wan Hatimi, Riza Kamaloeddinsyah dan T. Adlan yang mengaku sebagai waris OK Aliviah dengan mencantumkan nomor handphone mereka dan lawyer H. Zainuddin, SH, MH dan rekan. 

Penulis: tim. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.