HETANEWS

Aneka Ria Safari Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 8 Tahun

Terdakwa menutup wajahnya sata meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Aneka Ria Safari als Ucok (36), minta keringanan hukuman usai dituntut 8 tahun, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Selasa (20/8/2019).          

Jaksa Herman Ronald Mauritz Panjaitan SH, mempersalahkan Ucok, dengan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. Warga Kampung Simponi, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar tersebut, terbukti memilik 7 paket sabu.           

Ucok yang kesehariannya sebagai penarik becak, merangkap menjual narkotika dan ditangkap Polsek Perdagangan, pada Kamis (14/2/2019), lalu, sekitar pukul 20.30 WIB dari depan rumahnya. Sebanyak 7 paket sabu dengan berat 1,10 gram (bruto) disita dari terdakwa yang sempat kabur, saat melihat petugas datang dan berhasil ditangkap.        

Sabu sebanyak itu, diakui Ucok, dibeli dari Rudi (DPO), seharga Rp.450 ribu, di Tanah Gambus, Kabupaten Batu Bara. Sabu dibagi menjadi 9 paket, sepaket dijual kepada Dedy dan sepaket lagi kepada Ijul (DPO).        

Selain sabu, polisi juga menyita uang Rp.145 ribu hasil penjualan sabu. Didampingi pengacara Harfin Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa bermohon, agar hukumannya diringankan.     

 "Saya mohon keringanan hukum yang mulia, saya menyesal,"kata terdakwa. Untuk pembacaan vonis, sidang dipimpin Hendrawan Nainggolan SH, ditunda seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.