HETANEWS

Ibu Atik Akui Tindakan Reza Turunkan Gas Elpiji 3 Kg di Rumahnya Melalui Persetujuannya

Pangkalan Ibu Atik yang menyelewengkan 30 tabung gas elpiji dan menurunkan di rumah reza.

Siantar, hetanews.com- Pangkalan gas 3 Kg milik PT Adikuasa Rumpun, yang berdomisili di Jalan Medan Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di depan simpang kerang, telah menggelapkan 30 tabung gas dan menjualnya dengan harga eceran, dengan cara menurunkan barang bukan dipangkalannya melainkan di rumah kondektur mobil pengangkut, Selasa (17/3).

Pemilik PT Adikuasa Rumpun,Atik (38) ditemui dikediamannya, Senin siang Jam 12.00 Wib mengatakan, 30 tabung tersebut benar diambil dari pangkalannya, dan telah memberikan izin terlebih dahulu kepada karyawan yang  bernama Reza, yang tidak lain merupakan kondektur mobil pengangkut tabung gas 3 kg.

"30 tabung memang dari sini diambil pake mobil, baru diturunkannya di rumahnya. Kemarin sih dia izin samaku. Ketepatan stok aku banyak maka  dikasih aja " jelasnya. (baca: http://www.hetanews.com/article/16049/mobil-pembawa-gas-elpiji-milik-pertamina-turunkan-tabung-bukan-di-pangkalan-terdaftar).

Atik mengakui gas tersebut diberikan karena Reza saat itu meminta, sebab di rumah tempat reza tinggal, tabung gas elpiji 3 kg  mengalami kelangkaan. "Kemaren dia bilang sama ku langka di sana," ketusnya.

Saat ditanyai wartawan tentang penyelewengan penyaluran gas 3 kg dari pangkalanya,  dia mengangguk dan mengakuinya. "Ia, mobil pengangkut gas elpiji tidak bisa menurunkan barang di tempat yang bukan pangkalan, dan perbuatan kemarin itu memang salah,” ujarnya.

Lanjut Atik, pangkalan gas 3 kg miliknya kerap mengalami kekurangan, tapi dia tidak memberikan alasan yang jelas mengapa diberikan kepada Reza.  Saat ditanyai wartawan, mengapa penyaluran gas 3 kg yang dilakukanya merupakan penyelewengan tersebut dilakukan,  Ibu berambut sebahu itu hanya terdiam dan tertunduk.

Terpisah, wartawan mengunjungi Kepala Bagian Perekonomian Pemko Siantar, Andri Panggabean untuk konfirmasi mengenai penyaluran gas 3 kg di kota siantar. Namun tiba di lokasi, Ibu Atik yang dicari tidak ada di lokasi.  Saat di hubungi lewat telephone seluler, ia mengatakan bahwa dirinya sedang berduka,

"Nanti aja pak saya sedang berduka," ucap nya singkat sambil menutup telephone nya.

Dari pemberitaan sebelumnya,Supir Arisman dan kernetnya Reza adalah karyawan PT Adi Kuasa Rumpun  yang membawa gas elpiji 3 Kg menggunakan mobil pertamina BK 8827 CH, untuk mengantarkan gas elpiji 3 Kg ke pangkalannya.

Dalam prakteknya, mereka dapat menyelewengkan/menurunkan gas tersebut di rumahnya atau dirumah orang yang membayar mahal, sehingga jatah pangkalan gas elpiji di Siantar menjadi berkurang.

Penulis: gee. Editor: ebp.