HETANEWS

Sarbuddin Panjaitan: Perbuatan Korupsi atas Perintah Atasan tapi yang Kena Dampak Bawahan

Sarbuddin Panjaitan melauching buku yang berjudul, Pertanggung Jawaban Pidana Dalam Delik Korupsi atas Perintah Jabatan, Selasa (17/3). (foto Tommi).

Siantar, hetanews.com- Sarbudin Panjaitan SH MH merupakan salah satu dosen di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Launching buku di Jalan Merdeka Kampus STIH, Selasa (17/03), yang berjudul Pertanggung Jawaban Pidana Dalam Delik Korupsi Atas Perintah Jabatan, yang ditebitkan oleh CV Mitra Medan.

Buku tersebut menurut Sarbudin didasari karena melihat fenomena yang ada, yakni bagaaimana  bagkorupsi sudah tidak terjadi lagi ditingkat pusat, malah sudah ke tingkat paling bahwa, seperti Kelurahan  dan Desa yang perkaranya sudah sampai ke pengadilan.

“Kondisi kehidupan kita sekarang ini kerap diwarnai dengan berbagai pola dan tingkah laku yang korup, dimana para pemainnya adalah mereka-mereka yang seharusnya menjadi pengayom dan pelayan di masyarakat,” tegasnya.

Buku ini ditulis oleh Sarbudin berdasarkan studi kasus yang mana Sarbudin pernah menjadi seorang penyidik di Kepolisian. Dari hasil studi tersebut, Sarbudin mengangkat perkara korupsi yang pernah terjadi di Pemerintahan Kota Siantar.

Menurutnya,  perbuatan atau pola korupsi itu dilakukan atas perintah dari atasan, namun yang terjadi bawahannya yang menerima hukuman. “Fakta di lapangan, yang menyuruh agar terjadi korupsi adalah atasan, tapi yang kena imbasnya adalah bawahan,” ucapnya.

Buku ini sengaja ditulis dengan harapan bermanfaat bagi pegawai negri sipil (PNS) serta bermanfaat bagi penegak hukum yaitu Hakim, Jaksa, Advokat atau praktisi hukum agar dapar menjalankan tugasnya dan tidak terjadi kesalahan dalam penerapan hukum yang berakibat merugikan seorang bawahan yang patuh terhadap atasannya dalam menjalankan perintah jabatan.

Buku ini merupakan persembahan dan pengabdian Sarbuddin terhadap ditegakkannya supremasi hukum di berbagai daerah di Indonesia, dan ada kesadaran yang penuh dari para pengayom dan pelayan masyarakat, korupsi tidak hanya merusak masyarakat tapi juga merusak kehidupan pribadi pelaku korup.

Penulis: tom. Editor: ebp.