HETANEWS

Remaja Albino Dimutilasi di Burundi, Diduga Bagian Tubuhnya untuk Ritual Sihir

Ilustrasi pembunuhan

Afrika, hetanews.com - Seorang bocah albino berusia 15 tahun ditemukan tewas di Burundi, sepekan setelah dikabarkan hilang. Dia dimutilasi dan tubuhnya ditemukan sudah terpotong-potong.

Albino, yang memiliki kulit putih dan rambut kuning akibat kelainan genetik yang menyebabkan tidak adanya pigmentasi, sering dibunuh di beberapa negara Afrika. Bagian tubuh mereka banyak digunakan dalam ritual sihir.

Remaja itu ditemukan tewas pada Sabtu (17/8/2019) malam di barat laut negara itu di sepanjang sungai Rusizi yang memisahkan Burundi dari Kongo, tidak jauh dari desa asalnya.

"Warga Albino muda itu terbunuh dengan kejam. Pembunuh memotong kaki kanannya di bagian lutut, lengan kanan, dan lidahnya," kata Kassim Kazungu, kepala asosiasi lokal Albinos Without Borders, Selasa (20/8/2019).

Lebih dari 20 albino terbunuh di Burundi sejak 2008, dengan kasus terakhir pada 2016 ketika seorang gadis berusia lima tahun ditemukan dimutilasi setelah diculik dari rumahnya.

Kazungu mengatakan, seorang bocah albino berusia empat tahun hilang sejak Oktober 2018 dari desa Cendajuri dekat perbatasan Tanzania

"Tetapi saya tidak memiliki harapan bisa menemukannya dalam keadaan hidup," kata dia.

Beberapa ahli percaya banyaknya peminat bagian tubuh albino di Tanzania -tempat serangan paling banyak terjadi- memicu pembunuhan semacam itu di daerah perbatasan.

sumber: inews.id

Editor: sella.