HETANEWS

Tersangka Penipuan Arisan Online Pingsan Diantar ke Kejari Siantar (Katanya Gak Makan)

Tersangka dibawa menggunakan ambulance menuju rumah sakit. (Foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Tersangka kasus penipuan arisan online (Arisol) pingsan diantar penyidik Polisi ke Kejaksaan Negeri Siantar. Tersangka diserahkan setelah berkasnya dinyatakan lengkap atau P21.

Kasi Intel Kejari BAS Faomasi Jaya Laia menuturkan, tersangka bernama Erita Meilina Simangunsong. Menurut BAS, pria berumur 38 tahun berperan sebagai admin Arisol tersebut.

"Untuk kerugian yang dilaporkan sekitar Rp30 juta dengan satu orang korbannya," ujarnya tanpa merinci siapa korban dimaksud, Senin, 19 Agustus 2019.

BAS menyampaikan, Erita diantar penyidik Polisi sekira pukul 10.00 WIB, tadi. Setelah diterima dari penyidik, Erita rencananya ditahan oleh jaksa. Hanya saja tersangka mendadak sakit sehingga harus diantar ke rumah sakit lebih dulu.

"Tadi sudah diperiksa dokter katanya kemungkinan besar asam lambung yang bersangkutan naik. (sakit asam lambung) bukan gak diberi makan, tapi gak mau makan. Tadinya mau kami tahan, tapi keadaan kekgini, kita lihat dulu nanti seperti apa," katanya.

Adapun modus operandi penipuan dilakukan tersangka dengan cara menawarkan Arisan ke sejumlah orang. Namun berjalannya waktu, terdapat kemacetan sehingga berujung laporan polisi.

"Setelah ditawarkan kemudian kan ada pencabutan. Nah berjalannya waktu mungkin ada tersendat dan dilaporkan korbannya," katanya.

Penulis: bt. Editor: bt.