HETANEWS

Ngamuk Pecahkan Kaca Hingga Ancam Hajar Ibu, Ridwan Diciduk Polisi

Remaja 17 tahun yang mengamuk di samarinda

Jakarta, hetanews.com - Ridwan (17) berurusan dengan polisi. Dia mengamuk sampai mengancam menganiaya ibunya menggunakan besi. Sang ibu ketakutan hingga jatuh pingsan.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 Wita di Jalan Pramuka Komplek P&K Blok A RT 30, Samarinda, Kalimantan Timur. Ridwan memang sering mengamuk tidak jelas. Gara-garanya tidak terima ditegur orangtuanya. Apalagi, dia sudah beberapa hari ini bolos sekolah.

Puncaknya, Fatmawati (50), ibu kandung yang membesarkannya dibikin ketakutan luar biasa. Dia keluar dari rumah lantaran kembali mengamuk, bahkan memecahkan etalase kaca yang digunakan untuk berjualan makanan.

Teriakan Fatmawati, membuat warga sekitar keluar rumah. Bahkan, teriakan histeris Fatmawati membuat mahasiswa indekos di sekitar rumahnya juga tergerak menolong.

"Dia (Ridwan) ngamuk, ibunya ketakutan sampai sujud-sujud bilang sudah, sudah (berharap Ridwan tidak terus mengamuk)," kata Irsan (23), salah seorang mahasiswa, Senin (19/8).

Irsan dan teman-temannya, sempat mengambil sebilah balok. Namun Ridwan, balik mengejar menggunakan besi. Sang ibu pun diamankan di rumah tetangga. "Ibunya itu minta tolong panggilkan saja polisi, karena dia ketakutan," ujar Irsan.

Seorang warga, Teguh Setiawardana, datang menenangkan Ridwan yang berada seorang diri di rumahnya. "Dia kesal, karena kakaknya meletakkan uang Rp 100 ribu di kepalanya. Tapi memang dia (Ridwan) tempramen, dan buat resah warga di sini," kata Teguh.

Sekitar pukul 14.45 WITA, polisi datang mengamankan Ridwan, bersama dengan potongan besi yang dia gunakan mengancam ibunya. "Laporan kami terima, dia memang mengamuk, memecahkan kaca, dan membuat warga sekitar terganggu. Permintaan ibunya, si anak kita amankan dulu ke kantor," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan di lokasi.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.