HETANEWS

Presiden Jokowi dan Wapres JK Jadi Saksi Pernikahan Putra Bamsoet

Presiden Jokowi dan Wapres JK menjadi saksi pernikahan putra ketua DPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin (19/8/2019). (Foto: istimewa).

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla menjadi saksi pernikahan putra Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), Yudhistira Raditya Pujono Soesatyo. Akad nikah berlangsung di Lobi Kudus, Hotel Sunan, Jakarta, Senin (19/8/19).

Yudhistira meminang Nadira Isnindiati Kuringa Kusumabrata. Dalam acara yang berlangsung khidmat ini Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara memberikan sambutan mewakili keluarga besar mempelai dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyampaikan nasihat pernikahan.

Turut hadir dalam acara akad nikah itu Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menteri Pertanian Amran, Menristek Dikti M Nasir, politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung, MS Hidayat serta sejumlah tokoh lainnya.


“Tak terasa anak-anak sudah tumbuh besar dan mulai membangun rumah tangganya masing-masing. Sebagai orang tua, doa dan curahan cinta telah kami berikan sebagai bekal bagi mereka mengarungi episode kehidupan selanjutnya. Mohon doa restu dari kawan-kawan semua, insyaallah Yudhis dan Nadira bisa membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah," ujar Bamsoet, penuh kebahagiaan, Senin (19/8/2019).

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menuturkan, pernikahan bukan hanya mengikat kedua insan manusia, melainkan juga mengikat kedua keluarga besar masing-masing mempelai. Pernikahan berarti juga menguatkan jalinan silaturahmi serta mengokohkan persaudaraan kebangsaan.

"Sebagai orang tua, tiada yang lebih membahagiakan selain melihat anak-anak bisa membangun rumah tangga dengan penuh cinta. Insya Allah Yudhis dan Nadira bisa menjadi pasangan suami-istri yang saling menghormati dan menjaga satu sama lain," tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan kepada kedua mempelai, mahligai pernikahan hanya dapat melaju jika suami-istri bisa bekerja sama dalam menerjang derasnya ombak samudera kehidupan. Karena perjalanan rumah tangga tidak semudah yang dikira, namun juga tak sesulit yang disangka.

Kuncinya, kata dia, kerja sama dan bersedia saling mendengar. Jangan sampai ego masing-masing menguasai jalannya roda rumah tangga.

”Seperti kata Bung Karno, laki-laki dan perempuan tak ubahnya dua sayap seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali," ucap Bamsoet.

sumber: inews.id

Editor: sella.