HETANEWS

Dituding 'Kabur' Saat Puluhan Massa Gelar Unjuk Rasa di DPRD, Plt Bupati Asahan 'Ngaku' Lagi Fokus

Plt Bupati Asahan, H. Surya B.Sc saat diwawancarai sejumlah wartawan, usai upacara penurunan bendera peringatan HUT RI ke 74 tahun, Sabtu (17/8/2019) petang, di Lapangan Alun-alun Kota Kisaran.

Asahan, hetanews.com - Kabar  'kaburnya' Plt Bupati Asahan, H. Surya B,Sc, saat sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa dan ingin bertemu langsung dengan Plt Bupati, di kantor DPRD Asahan, Jum'at (16/8/2019) lalu, dianggap kurang tepat oleh Kadis Kominfo Kabupaten Asahan, H. Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si.

Dayat menyebutkan, Plt Bupati, bukan tidak ingin menemui peserta aksi, namun di saat yang bersamaan, Plt Bupati bersama jajaran Pemkab Asahan, serta Forkompinda sedang fokus mendengarkan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI, Joko Widodo.

"Bukan 'kabur' ataupun tidak mau menemui peserta aksi. Tapi pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI, amat sangat penting buat kita, jajaran Pemkab dan Forkompinda, karena siarannya 'live'," sebut Dayat saat dihubungi hetanews.com, melalui sambungan telepon, Minggu (18/8/2019) pagi.

Dari pidato itu juga, lanjut Dayat, para pemangku kepentingan dapat memperoleh informasi actual, terkait langkah dan kebijakan yang sudah, sedang dan yang akan dilaksanakan kedepannya oleh Pemerintah pusat saat ini.

Sebelumnya, Plt Bupati Asahan, H. Surya B.Sc, saat ditanyai sejumlah wartawan, usai melaksanakan upacara penurunan bendera, pada peringatan HUT RI ke 74 Tahun, di Lapangan Alun-alun Kota Kisaran, Sabtu (17/8/2019) sore mengatakan, dalam waktu dekat, dirinya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) akan kembali melakukan negosiasi dengan pihak PT Lonsum.

"Oh soal itu, iya nanti kita panggil perusahaannya, kami sudah sepakat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), nanti setelah tujuh belasan ini kita cari waktu yang tepat untuk kita panggil (PT Lonsum),"ucap Surya.

Masih kata Surya, pihaknya juga telah melayangkan surat permohonan kepada PT Lonsum, agar penyaluran CSR perusahaan itu 'dibarter' dengan pembebasan lahan yang diperuntukkan bagi akses infrastruktur listrik ke Dusun III Bukit Kijang.

"Kita sudah minta dan kita juga sudah surati supaya itu (pembebasan lahan) dapat diganti dengan dana CSR,"pungkas Surya, sembari berjanji permasalahan terkait aliran listrik di Bukit Kijang akan segera terselesaikan.

Penulis: rendi. Editor: gun.