HETANEWS

Jawaban Wali Kota dan Sekda Berbeda Saat ditanya Seleksi JPTP

Sekretaris Daerah Budi Utari

Siantar, hetanews.com - Walikota Hefriansyah dan Sekretaris Daerah [Sekda] Budi Utari memberi jawaban berbeda terkait proses seleksi JPTP. Pasalnya, ada 3 jabatan lowong yang belum diisi oleh Walikota Hefriansyah.

Keduanya terdengar hanya memberi jawab singkat saat diwawancarai usai pelantikan 5 pejabat tinggi pratama di ruang data Balaikota Pematangsiantar, Jumat (16/8/2019) sore sekitar pukul 16.00 WIB. 

Budi Utari, yang juga Anggota Pansel [Panitia Seleksi] seleksi terbuka 8 jabatan pimpinan tinggi pratama [JPTP] menyebut, 3 jabatan lowong yang belum diisi itu dikarenakan tidak mencukupinya jumlah pendaftar pada salah satu jabatan.

Diketahui 3 jabatan lowong yang dari hasil seleksi lelang 8 jabatan lowong JPTP diantaranya; Badan Kepegawaian Daerah [BKD], Sekretaris Dewan [Sekwan] dan Kepala Inspektorat.

Pada kesempatan wawancara dengan sejumlah awak media, Budi sempat terdengar mengungkapkan bahwa anggaran Pansel kurang saat membuka lelang jabatan JPTP, Rabu 12 Juni 2019 silam.

"Anggaran pansel kurang. Gak cukup. Kalau di BKD [Badan Kepegawaian Daerah] minimal 4 [jumlah pendaftar]. Sementara kalau di BKD yang mendaftar cuma 3," ucapnya singkat, seraya berjalan meninggal sejumlah awak media di koridor Balaikota Pematangsiantar.

Sementara ditempat yang sama, Walikota Hefriansyah ditanya mengenai hal itu menjawab, 3 jabatan yang belum diisi itu dikarenakan ada peserta yang tidak memenuhi persyaratan. 

"Kemarin, yang kita buka lelang jabatan, kan ada yang tidak memenuhi persyaratan. Itu lah itu," ucapnya, sembari masuk ke mobil dinasnya.

Masih kata Walikota, untuk posisi jabatan Sekretaris Dewan [sekwan]masih menunggu persetujuan Pimpinan DPRD Pematangsiantar. "Kalau sekwan menunggu persetujuan DPRD. Makanya ini, ku duluan kan saja," ucapnya singkat.

Diketahui, sebelumnya pimpinan DPRD  Pematangsiantar menolak satu nama yang direkomendasi Walikota Hefriansyah untuk posisi jabatan Sekwan.

"Artinya, satu orang yang direkomendasikan Walikota itu belum tentu menang. Jadi fair kita bermain, bah jangan kaya beli kucing dalam karung," kata Ketua DPRD, Marulitua Hutapea dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Dijelaskan Marulitua, bahwa pihaknya juga berkewenangan memberikan rekomendasi dan pertimbangan untuk menentukan posisi jabatan Sekwan. Hal itu kata dia sesuai dengan amanat UU No 23 tahun 2014 pasal 205 Ayat (2). 

Berdasarkan itu pihaknya pun meminta kepada Walikota Hefriansyah untuk menyerahkan nama-nama JPTP yang lulus seleksi terbuka untuk calon Sekwan DPRD Pematangsiantar. 

Baca juga: Wali Kota Hefriansyah Lantik 5 Pejabat dari Hasil Seleksi 8 Jabatan Lowong

Penulis: gee. Editor: edo.