HETANEWS

Warga Pertanyakan Kapan Bedah Rumah di Siantar

Ilustrasi bedah rumah. (Int)

Siantar, hetanews.com - Warga mempertanyakan program bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTHL) di Kota Siantar. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), menyebut kegiatan bedah rumah masih tahap proses.

Keluhan disampaikan salah seorang warga Kelurahan Aek Nauli yang juga terdata, sebagai penerima bantuan RTHL.

Dia mengaku, belum mengetahui informasi resmi dari pemerintah, mengenai kapan dijadwalkan program bedah rumah tersebut.

Sementara, dia mendengar desas – desus, bahwa bedah rumah itu akan dilangsungkan pada Oktober 2019 yang akan datang. Dia pun menunggu, seraya begitu berharap, agar tempat tinggalnya diperbaiki.

“Padahal, kemarin janjinya itu selesai lebaran akan mulai dikerjakan. Tetapi sampai saat ini belum ada yang bertindak,” keluhnya kepada awak media, seraya meminta namanya tidak dituliskan, Kamis (15/8/2019).

Informasi yang dihimpun, ada 186 RTLH di 4 Kelurahan di Kota Pematangsiantar yang seharusnya akan dibedah.

Sekertaris PRKP, Kurnia Ismawati menjelaskan, bahwa  penerima bantuan bedah rumah masih dalam tahap proses. Selain membedah fisikbangunan rumah, tahapan lain seperti sosialisasi dan pengadaan rekening bank bagi penerima harus dilakukan.

Terkait keluhan warga tersebut, Kurnia mengatakan, jika proses bedah rumah di Kelurahan Ael Nauli masih dalam tahapan tersebut.

Ditambahkannya, biaya bedah RTHL akan dikirimkan ke rekening penerima bantuan, melalui Badan Keuangan Daerah (BPKD). Sementara itu, kata Kurnia, pihaknya hanya mengurus hal yang teknis saja.

“Kalau sudah dikirim BPKD ke rekening penerima baru proses bedah rumah dilaksanakan,” jelasnya.

Penulis: gee. Editor: gun.