HETANEWS

Penjual dan Pembeli Sabu Dilampirkan Pasal Pengguna oleh Jaksa

Dua terdakwa berjalan beriringan digiring petugas. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Viktor Purba SH, menghadapkan terdakwa Marihot Antonius Hutabarat als Barat (37), warga jalan Pisang, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar ke persidangan PN Simalungun, Kamis (15/8/2019).

Terdakwa disidangkan terpisah, dengan terdakwa Michael Vernandes Silalahialas Andes (28), warga jalan Mahoni Raya Kecamatan Siantar.

Terdakwa Barat, ditangkap saat akan menjual sabu kepada Andes, di jalan Pisang Siantar, pada Sabtu, 30 Maret 2019, lalu, pukul 12.00 WIB. Sebelumnya Andes juga sudah pernah membeli sabu dari terdakwa Barat.

Andes membeli sabu dari Barat, karena ada pesanan dari temannya yang ingin membeli sabu paket Rp200 ribu. Andes merupakan pegawai indovision yang ditangkap di perumahan Griya, jalan Asahan, saat akan menyerahkan sabu kepada temannya yang berhasil kabur.

Setelah ditangkap polisi, dengan sepaket sabu yang diakui dibeli dari Barat, lalu petugas menyuruh Andes untuk kembali memesan sabu. Barat menyuruh Andes untuk datang menemuinya dipinggir jalan.

Terdakwa Andes yang sudah diamankan petugas, menemui Barat dengan mengendarai mobil grand max, milik perusahaan Indovision. Saat akan menyerahkan sabu seharga Rp.200 itu, langsung ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, Parlin Saragih dkk.

Jaksa menjeratnya, dengan pasal 114 atau pasal 112 tentang tanpa hak atau melawan hukum, sebagai perantara atau menguasai narkotika golongan I.

Tapi jaksa juga mencantumkan dakwaan alternatif ke-3, yakni pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Didampingi pengacara dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa membenarkan surat dakwaan jaksa.

Untuk pembuktian mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, pimpinan Novarina SH, persidangan ditunda sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.