HETANEWS

Potong Honor Staf, Kepala Puskesmas Parlayuan Labuhanbatu Jadi Tersangka

Kepala Puskesmas Parlayuan saat ditetapkan sebagai tersangka (Foto: istimewa)

Labuhanbatu, hetanews.com - Polisi menetapkan Kepala Puskesmas Parlayuan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku terjaring operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan kasus pemotongan honor stafnya.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamakita Purba mengatakan, pelaku MJH (41) yang merupakan kepala puskesmas telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Benar, penyidik sudah menetapkan MJH sebagai tersangka," kata Jamakita saat dikonfirmasi wartawan di Kota Medan, Sumut, Kamis (14/5/2019).

Tersangka MJH sebelumnya diamankan dalam OTT Polda Sumut, Selasa (13/8/2019). Dia bersama enam pegawai lainnya diduga telah memotong honor dari dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Bantuan Operasional kesehatan (BOK).

Sementara ini, polisi menetapkan MJH dari tujuh orang yang turut diamankan. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru nantinya.

"Mungkin saja ada tersangka baru, tergantung bagaimana penyelidikan," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Perlayuan, MHJ, bersama enam stafnya terjaring OTT Polda Sumut. Selain mengamankan pelaku, polisi juga membawa barang bukti lainnya, di antaranya uang senilai Rp188.315.000 diduga hasil kejahatan pelaku.

Selain MHJ, pegawai lain yang diamankan antara lain, Bendahara BOK berinisial HM (45) dan Bendahara JKN berinisial SUB (33). Tiga staf Puskesmas Perlayuan, yakni SD (40), NH (42), NUR (33), dan TKS puskesmas AFN (26).

sumber: inews.id

Editor: sella.