HETANEWS

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Serang, Keluarga Berharap Para Pelaku Tertangkap

Keluarga korban pembunuhan sadis di Serang Banten masih berduka

Serang, hetanews.com - Keluarga korban pembunuhan sekeluarga di Kabupaten Serang, Banten, berharap polisi segera menangkap para pelaku. Mereka mengaku sangat kehilangan anak dan cucunya yang menjadi korban.

Suasana masih duka masih menyelimuti keluarga korban pembunuhan sadis di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung. Warga masih ramai mengunjungi rumah orang tua korban Rustadi (33).

"Saya sedih sekali. Tidak kuat kalau mengingat anak dan cucu saya meninggal dunia dalam keadaan seperti itu," kata ayah korban Rustadi, Mohammad Soleh, di rumahnya satu kampung dengan rumah korban, Kamis (15/8/2019).

Dia mengatakan, Rustadi dikenal sebagai anak yang baik. Karena itulah, ayahnya Soleh sampai membangunkan rumah untuk korban dan keluarganya. Di sanalah mereka tinggal selama tiga tahun terakhir ini.

Baca juga: Sekeluarga di Serang Diduga Jadi Korban Pembantaian, Ayah-Anak Tewas

Baca juga: Diduga, Pembunuh Bertopeng Bantai Satu Keluarga Rustiadi karena Dendam

Soleh berharap, kasus ini segera terungkap. Polisi diminta dapat menangkap para pelaku yang telah membunuh anak serta cucunya itu.

Sebelumnya, polisi meyakini pembantaian satu keluarga di Kabupaten Serang, Banten, merupakan kasus pembunuhan, karena tidak ada barang-barang berharga di rumah korban yang hilang. Diduga motifnya karena masalah dendam.

"Ya motifnya kalau pembunuhan pastinya karena dendam. Tapi seperti apa masih kita dalami," kata Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhittira.

Baca juga: Kronologi Pembantaian Satu Keluarga di Serang oleh 2 Pelaku Bertopeng

Sementara ini dari hasil autopsi, korban Rustadi tewas akibat hantaman benda tumpul. Sedangkan anaknya AL (4) diduga dianiaya pelaku. Dalam kasus pembunuhan tersebut, istri korban ditemukan selamat, namun dalam kondisi terluka.

Hingga saat ini polisi masih mencari pelaku yang kabur. Informasi dari istri korban, para pelaku sempat mengetuk pintu dalam melakukan aksinya. Mereka juga mengenakan topeng supaya identitasnya tidak dikenali.

sumber: inews.id

Editor: sella.