HETANEWS

10 Fakta Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal, Pesta Miras Hingga Disetubuhi

Warga memadati lokasi penemuan mayat dalam karung di sebuah bangunan bekas bengkelas las di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Tegal, hetanews.com - Kasus pembunuhan gadis yang mayatnya ditemukan tinggal tulang belulang dalam karung menggemparkan warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. 

Korban diketahui bernama Nurkhikmah (16) warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Jasad korban yang sudah tak utuh lagi itu ditemukan warga di bekas bengkel las samping rumah kosong desa setempat pada Jumat (9/8/2019) setelah mencium bau busuk. 

Korban sebelumnya tidak pernah pulang ke rumah sejak akhir April dan dilaporkan hilang. Belakangan diketahui korban dibunuh lima temannya setelah berwisata dan pesta minuman keras.

Saat ini, lima pelaku sudah ditangkap masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. 

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan gadis dalam karung yang dirangkum:

Baca juga: Mayat Remaja Putri dalam Karung Tinggal Kerangka, Pelaku Terdiri dari 3 Pria dan 2 Perempuan

Baca juga: Keluarga Tersangka Tak Menyangka Anaknya Pembunuh Gadis Dalam Karung di Tegal

Baca juga: Kasus Pembunuhan Gadis Dalam Karung, Ayah Korban: Saya Sudah Cari Ke Mana-Mana


1. Korban dan Lima Pelaku Berwisata ke Prabalintang dan Pesta Miras

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo mengatakan, peristiwa pembunuhan itu bermula ketika korban dan lima terduga pelaku berwisata di objek wisata Praba Lintang, Pulosari, Pemalang. Di lokasi tersebut, salah satu pelaku mengajak korban minum minuman keras (miras). 

Pesta miras kemudian berlanjut ke sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara. Di lokasi itu, korban sempat disetubuhi pelaku AM. Setelah itu, pelaku AM dibantu empat temannya mencekik leher korban hingga tewas. 

2. Mayat Korban Dimasukkan ke Karung dan Kedua Tangan serta Kaki Diikat

Setelah korban meninggal, jasadnya lalu dimasukkan ke dalam karung plastik (waring). Pelaku juga mengikat kedua tangan dan kaki korban. Setelah itu, karung diikat rapi mirip dengan tali rafia mirip pocong. 

Para pelaku kemudian membuang mayat korban di bangunan bekas bengkel las samping rumah kosong Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

3. Sakit Hati Jadi Alasan Para Pelaku Habisi Korban

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan para pelaku motif pembunuhan terhadap korban karena para pelaku sakit hati dengan omongan korban. 

“Sebelum pembunuhan terjadi, para pelaku dan korban sempat terlibat cekcok. Para pelaku ini sakit hati dengan omongan korban hingga terjadi pembunuhan,” kata Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo.

4. Bau Busuk Menyeruak dari Dalam Bangunan Bekas Bengkel Las

Kasus pembunuhan terhadap Nurkhikmah (16) itu baru terungkap setelah jasad korban ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan hanya tinggal tulang belulang. 

Ketua RW Desa Cerih, Muslih mengatakan, penemuan mayat berawal dari kecurigaan salah seorang warga yang mencium bau tak sedap di sekitar lokasi. Warga yang mencoba masuk ke rumah mendapati bungkusan karung dan ternyata setelah dibuka berisi jasad manusia.
 
5. Lima Pelaku Pembunuhan Gadis Dalam Karung Ditangkap

Dari hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, polisi menangkap lima terduga pelaku. Mereka masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Kelima terduga pelaku ini tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16). 

Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo mengatakan, penangkapan kelima terduga pelaku pembunuhan itu setelah penyidik mendapat informasi adanya tanda pengenal dan hasil autopsi oleh tim dokter RSUD dr Soeselo Slawi. 

6. Pemakaman Korban Pembunuhan Gadis Dalam Karung Dijaga Ketat

Proses pemakaman Nurkhikmah (16) korban pembunuhan yang ditemukan terbungkus karung dan tinggal tulang belulang mendapat penjagaan ketat petugas Polsek Jatinegara dan Polres Tegal. 

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi amuk massa terutama dari pihak keluarga korban lantarab para pelaku juga masih satu desa dengan korban. 

Mayat Nurkhikmah yang tinggal tulang belulang itu dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Cerih seusai diautopsi di RSUD dr Soeaelo Slawi.

7. Satu dari 5 Pelaku Sempat Saksikan Olah TKP Penemuan Mayat Dalam Karung

Satu dari lima pelaku pembunuhan terhadap Nurkhikmah (16) warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sempat menyaksikan proses olah kejadian perkara (TKP) kasus penemuan mayat dalam karung yang digelar Satreskrim Polres Tegal. 

Informasi yang beredar di media sosial, pelaku saat itu mengenakan kerudung hitam dan baju biru tetangkap kamera sedang menyaksikan proses olah TKP yang digelar setelah penemuan mayat dalam karung pada Jumat (9/8/2019) lalu. 

8. Korban dan 5 Pelaku Teman Dekat Sejak SD

Aksi lima pelaku yang tega menghabisi nyawa Nurkhikmah (16) dan membuang mayatnya di bekas bengkel las dengan kondisi terbungkus karung sudah di luar batas manusia. Terlebih antara lima pelaku dengan korban merupakan teman dekat sejak SD hingga SMP.

"Anak saya itu teman dekat para pelaku sejak SD sampai SMP. Mereka sering jalan-jalan bareng dan kadang nginep di rumah saya," kata orang tua korban, Imam Maliki.

9. Orang Tua Korban Minta 5 Pelaku Dihukum Mati

Orang tua Nukhikmah (16) korban pembunuhan sadis yang dilakukan kelima temannya meminta para pelaku dihukum mati. 

Saat ini, lima pelaku sudah ditangkap masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. 

10. Keluarga Mengira Nurkhikmah Bekerja di Jakarta Bersama 5 Temannya

Keluarga Nurkhikmah, korban yang ditemukan tinggal tulang belulang terbungkus karung di bekas bengkel las awalnya menyangka anaknya yang tak kunjung pulang sejak April 2019 bekerja di Jakarta. 

Ayah korban, Imam Maliki mengatakan, anaknya Nurhikmah (16) memang dekat dengan para pelaku yang merupakan teman-teman SD-nya. 

Dia sama sekali tak menaruh curiga dengan kelima tersangka, karena korban dan para pelaku sudah akrab sejak lama. "Saya sempat berpikir Nurhikmah pergi ke Jakarta bersama teman-temannya untuk bekerja di sana," kata Maliki.

sumber: inews.id

Editor: sella.