HETANEWS

Buwas: Wali Kota Tanjungbalai Terima Lencana Melati Pramuka

Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, menerima penghargaan Lencana Melati Pramuka dari Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen (Purn) Budi Waseso.

Tanjungbalai, hetanews.com-Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial SH MH, yang juga Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tanjungbalai, menerima tanda penghargaan Lencana Melati Gerakan Pramuka dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia.

Penyematan langsung dilakukan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen (Purn) Budi Waseso, di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka (Buperta), Cibubur, Jakarta, Selasa malam (13/9/2019).

Penghargaan itu, diberikan dalam rangkaian kegiatan jelang puncak peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang rencananya akan dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Kamabinas) Pramuka dan Pembina Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Besar Pramuka ke 58, Rabu (14/8/2019), di Lapangan Utama Buperta, Cibubur, Jakarta.

Wali Kota, M Syahrial yang juga Ketua Mabicab Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tanjungbalai, dinilai berjasa dalam mendukung, sekaligus membangun Gerakan Pramuka di Kota Tanjungbalai. Untuk itu, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memberikan tanda penghargaan dan anugerah Lencana Melati.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah, tokoh-tokoh dan anggota Pramuka yang berkontribusi terhadap pengembangan dan kemajuan gerakan Pramuka.

Sebagaimana tema Hari Pramuka tahun 2019 ini, "Bersama Segenap Komponen Bangsa, Gerakan Pramuka siap sedia membangun Keutuhan NKRI."

Tema ini hadir di tengah-tengah keprihatinan banyaknya permasalahan kekinian yang mengancam keutuhan dan keberlangsungan negara dan bangsa indonesia. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama yakni merebaknya praktek KKN, terpaparnya radikalisme dan terorisme serta maraknya penyalahgunaan narkoba, sebut Budi Waseso.

Lanjutnya, globalisasi dunia seakan tanpa batas, kelalaian yang berdampak pada kerusakan dan pencemaran lingkungan sebagai warisan kepada pada generasi penerus.

Kegagalan umat manusia dalam memilihara kelestarian lingkungan yang menyebabkan banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan serta keprihatinan belum terstandarnya seragam Pramuka baik warna, desain, atribut dan tatacara penggunaannya menunjukkan kurangnya perhatian selama ini tentang kesadaran arti penting Persatuan dan Kesatuan dan terakhir kegiatan gerakan pramuka merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional, sebutnya.  

Sementara itu, Wali Kota Tanjungbalai, usai menerima penghargaan mengatakan, prestasi meraih Lencana Melati  tersebut, merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan prestasi kepada seluruh anggota Pramuka dan masyarakat Tanjungbalai. Tentunya hal ini menjadi motivasi dan semangat bagi saya pribadi dan Pemerintah Kota Tanjungbalai serta seluruh anggota Pramuka di Kota Tanjungbalai untuk terus meningkatkan dan mendukung pembinaan dan Pendidikan gerakan Pramuka di Kota Tanjungbalai mulai dari tingkat usia dini hingga menengah atas.

"Sebagai Kakak Mabicab Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tanjungbalai, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan ini. Ini merupakan prestasi dari Kwarcab Kota Tanjungbalai dan seluruh anggota pramuka yang ada di Kota Tanjungbalai," ucapnya.

M Syahrial juga berpesan kepada seluruh anggota Pramuka Kota Tanjungbalai untuk selalu mempersiapkan segala sesuatunya baik mental dan keterampilan. Hal ini mengingat pemuda adalah calon pemimpin di masa depan, katanya.

“Saya mengingatkan bahwa meraka (Anggota Pramuka) adalah calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Tentunya sebagai pemimpin harus menempatkan diri, membina diri dan mempersiapkan diri agar menjadi pemimpin yang tangguh, berakhlak dan berkarakter,” pesannya.

Penulis: ferry. Editor: gun.