HETANEWS

Terdakwa Nekat Bunuh Korban karena Tak Mau Disetubuhi

Petugas menggiring terdakwa usai pembacaan dakwaan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Ari Syahputra als Putra Goleng (22), didakwa melakukan pembunuhan terhadap korban Novita Dewi.

Terdakwa, yang tinggal di Huta I Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar ini, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (14/8/2019).

Menurut jaksa, Dedy Chandra Sihombing SH, terdakwa nekat menghabisi korbannya, karena tidak mau disetubuhi. 

Pembunuhan itu, dilakukan terdakwa, pada Rabu, 22 Mei 2019, lalu. Sebelumnya, terdakwa melalui medsos mengajak korban "asmara subuh".

Lalu keduanya sepakat bertemu, di depan Rumah Makan Burung Goreng, usai sahur. Korban yang sudah menunggu di depan Burung Goreng, dibonceng naik motor Honda Beat BK 2904 TBC. Terdakwa membawa korban ke ladang ubi milik Pak Karim, di Huta II Silinduk, Kecamatan Dolok Batunanggar.

Saat membonceng korban, terdakwa sudah berniat memperkosa korban. Korban menolak, ketika terdakwa memegang dadanya dan minta diantar pulang. Terdakwa marah dan langsung memiting leher korban dengan lengannya sebanyak 2 kali, yang menyebabkan korban meninggal.

Setelah korban meninggal, terdakwa menyetubuhinya dengan  membuka pakaian korban. Usai melampiaskan nafsunya, mayat korban ditinggalkan. Terdakwa ditangkap 3 hari kemudian.

Perbuatan terdakwa, dijerat jaksa dengan pasal 338, 351 (3) dan pasal 289 Jo pasal 75 KUH Pidana. Didampingi pengacara, Harfin Siagian SH, terdakwa menyatakan tidak keberatan.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim Roziyanti SH, didampingi dua hakim anggota, Nasfi Firdaus SH MH dan Justiar Ronald SH, menunda persidangan hingga Senin (26/8/2019) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.