HETANEWS

2 Jambret yang Resahkan Masyarakat Berhasil Ditangkap Polsek Padang Hilir

Suasana press release yang dipimpin Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi SIK, didampingi Kapolsek Padang Hilir, AKP David Sinaga, SH M.Si, Kasat Reskrim, AKP Ramadhani SH MH, Kasat Binmas, AKP Ajimakno, Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir, Ipda SPN Siregar SH dan mewakili Camat Padang Hilir, Kasi Pemerintahan, Tohap M Hutasoit SE, Selasa (13/8/2019) pagi. (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com -Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi SIK, didampingi Kapolsek Padang Hilir, AKP David Sinaga, SH M.Si, Kasat Reskrim, AKP Ramadhani SH MH, Kasat Binmas, AKP Ajimakno, Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir, Ipda SPN Siregar SH dan mewakili Camat Padang Hilir, Kasi Pemerintahan, Tohap M Hutasoit SE, menggelar press release, penangkapan dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Jambret), yang meresahkan warga,Selasa (13/8/2019), sekitar pukul 09.30 WIB, di halaman Mapolsek Padang Hilir.

Kedua tersangka yang diamankan, berinisial MS (19), warga jalan Persatuan Lk.1, Kelurahan Deblod Sundoro, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi (Pengendara Sepeda Motor) dan ME (20), warga Dusun XV Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai.

Aksi jambret tersebut, terjadi pada Rabu (7/8/2019), sekira pukul 11.45 WIB, di Mesjid Baitul Iman, Jalan Syech Baringin, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir.

Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/29/VIII/2019/TT.Hilir tanggal 8 Agustus 2019.

Kedua pelaku, ditangkap petugas, pada Senin (12/8/2019), sekira pukul 16.30 WIB, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tambangan, tepatnya di area parkir Kolam Renang New Pondok Kencana, papar Kapolres.

Pada saat dilakukan pemeriksaan (interogasi), kedua pelaku mengaku telah melakulan jambret sebanyak 7 kali. Seluruhnya TKP, di wilayah hukum Polsek Padang Hilir. Dan barang bukti yang disita dari para pelaku, 1  unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam,1 unit Honda Vario warna hitam, 1 bilah pisau sangkur dan 1 bilah pisau celurit, jelas Kapolres.

Kedua pelaku dipersangkakan dengan  Pasal 365 ayat (1) Subs 363 ayat (1) ke 4 dari KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun, tegas Kapolres.

Pada kesempatan itu, AKBP Sunadi, menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap waspada saat berkendara di jalan dan mendukung Polres Tebingtinggi dalam penegakan hukum.

Penulis: wh. Editor: gun.