HETANEWS

Ini Sosok Brigpol Anumerta Heidar, Polisi yang Gugur Ditembak KKB

Briptu Hedar semasa hidupnya. (ist)

Papua, hetanews-Korban penculikan dan penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, Almarhum Brigpol Anumerta Heidar, diterbangkan ke kampung halamannya, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sebelum dipulangkan, telah dilakukan upacara pelepasan dan penghormatan terakhir oleh Kapolda Papua, Irjen Rudolf Rodja dan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Josua Pandit Sembiring di Bandara Moses Kilangin Mimika.

"Almarhum akan diterbangkan ke Makassar dengan pesawat Sriwijaya Air SJ -589 pukul 14.00 WIT. Turut dalam penerbangan itu keluarganya dari Serui," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (13/8/2019).

Almarhum Heidar lahir di Kabupaten Barru, Sulsel, pada 17 Juli 1995. Dia merupakan anak tunggal dari pasangan, Kaharuddin (ayah), yang bekerja sebagai wiraswasta dan Nurhaeda (ibu) merupakan ibu rumah tangga.

Almarhum mengikuti Pendidikan Bintara Tugas Umum Polri Tahun 2014 di SPN Jayapura Polda Papua, dan pada 2015 setelah mengakhiri pendidikannya, dia ditempatkan di Polres Lanny Jaya dengan jabatan Bintara Reskrim.

Pada 2017, Heidar bergabung di Dit Reskrimum Polda Papua. Korban kemudian ikut serta dalam aksi pembebasan sandera warga di Tembagapura oleh kelompok kriminal bersenjata, sehingga mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

"Selama dinas 5 tahun almarhum dikenal sebagai personel yang disiplin, ulet dan jujur serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas," ujar Kamal.

Tidak hanya itu, almarhum juga banyak mendapatkan bintang jasa karena berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus kriminal yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di wilayah pegunungan tengah Papua.

Heidar sempat mengambil kuliah jurusan manajemen S1 Tahun 2018. Almarhum juga mahir dalam bahasa asing yakni bahasa Jerman.

sumber: inews.id

Editor: sella.