HETANEWS

Vonisnya Diringankan, Terdakwa Pemilik Sabu Ini Pilih Banding

Terdakwa (tengah) saat dibawa petugas keluar dari ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Meski majelis hakim telah meringankan vonisnya, menjadi 5,6 tahun penjara, terdakwa Wahyu Rozali alias Wahyu (26), warga Tempel Jaya, Kecamatan Bosar Maligas, tak terima dan menyatakan banding.         

"Banding pak,"kata terdakwa, di PN Simalungun, Selasa (13/8/2019).

Vonis majelis hakim, pimpinan Hendrawan Nainggolan SH itu, lebih ringan dari tuntutan jaksa, Juna Karo-Karo SH, yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 7 tahun.            

Selain itu, terdakwa juga didenda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 112 (1) UU RI NO 35/2009 tentang narkotika.            

Menurut hakim,  terdakwa ditangkap anggota Polsek Bosar Maligas, Halomoan Sinaga dkk, saat melintas naik sepeda motor, di depan pabrik PTPN IV Kebun Mayang, Kecamatan Bosar Maligas, Simalungun, pada Kamis, 16 Februai 2019, lalu.

Dari saku celana terdakwa, polisi menemukan satu paket sabu yang dibeli seharga Rp 100 ribu dari Amri (DPO), di Desa Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara.               

Bersama dengan barang bukti, sepaket sabu seberat 0,16 gram, terdakwa diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses secara hukum.

Penulis: ay. Editor: gun.