HETANEWS

Kasus Meikarta, KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Waras Wasisto

Bekasi, hetanews.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa anggota DPRD Bekasi Waras Wasisto dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta. Waras akan dimintai keterangan untuk tersangka Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Jawa Barat Iwa Karniwa.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi IWK (Iwa Karniwa)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019).

Selain Waras, tim penyidik juga akan memeriksa dua saksi lainnya dalam kasus ini. Yakni mantan Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili, dan Eva selaku ibu rumah tangga.

"Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IWK," kata Febri.

Iwa Karniwa ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan Pembahasan Substansi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi Tahun 2017.

Iwa Karniwa diduga menerima Rp 900 juta terkait pengesahan RDTR terkait pengajuan izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT) yang diajukan untuk pembangunan proyek Meikarta.

Iwa menerima uang tersebut dari pihak PT Lippo Cikarang melalui Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi saat itu, Neneng Rahmi Nurlaili.

Iwa diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Iwa, KPK juga menetapkan pihak swasta yaitu Bortholomeus Toto yang tercatat sebagai mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.