HETANEWS

Jenazah Korban Laka Tunggal Dijemput Keluarga, Kematian Adi Putra Simangunsong Belum Diketahui Istrinya

Personel unit laka lantas Polres Simalungun ketika meminta keterangan, Roadiana Nababan (57), ibu dari korban kecelakaan, di ruangan forensik RSUD Djasmen Saragih Siantar, Senin (12/8/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Pihak keluarga korban, akhirnya menjemput jenazah Adi Putra Simangunsong (29), korban kecelakaan, dari Instalasi Jenazah Forensik RSUD Djasamen Saragih Siantar, Senin (12/8/2019).

Sebelum jenazahnya dititip petugas Laka Lantas Polres Simalungun. Pria yang menetap di Desa Guru Banua Kabanjahe, Kelurahan Munthe, Kabupaten Karo ini, alami kecelakaan dan meninggal dunia, pasca sepeda motor yang dikendarainya, menabrak pohon, di Jalan Saribu Dolok, tepatnya di depan Gereja Katolik Santo Antonius Padua Tiga Raja Saribudolok, Kecamatan Silamakuta, Kabupaten Simalungun, Minggu (11/8/2019) pagi.

Orang tua korban, Rosdiana Nababan (57) mengatakan, mengetahui anaknya tewas kecelakaan, setelah mendapat kabar dan mencari tahu dengan melihat berita di google.

"Setelah kami pastikan, dari berita. Saya dan keluarga berangkat ke RSUD Djasemen Saragih dan membawa jenazah anak kami (Adi Putra Simangunsong) pulang," ujar orangtua korban.

Dari keterangan orangtuanya, Adi Putra Simangunsong, teleh menikah dan memiliki anak yang masih kecil.

"Sebelum kecelakaan itu, anak saya berangkat dari rumah malam hari. Dia juga tidak bilang mau kemana.  Istrinya anakku ini belum tahu kejadian ini, karena belum kami kasih tahu kalau sudah meninggal. Apalagi anak-anaknya, masih kecil-kecil bang,"ujar Rosdiana seraya menitikkan air mata.

Terungkap dari Rosdian, sepeda motor yang dikendarai Adi Putra Simangunsong hingga kecelakaan, merupakan milik temannya yang dipinjam.

"Anak kami ini, orangnya tidak betah di rumah. Tapi kali ini, dia nggak mau bilang pergi kemana saat kami tanya," ucap Rosdiana, seraya mengatakan, jenazah anaknya akan dikebumikan di Kabanjahe.

Sebelumnya, Kanit Lantas Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud mengatakan, pasca mendapat laporan kecelakaan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan, guna mencari identitas korban laka tunggal itu.

"Jenazah korban dititipkan di RSUD Djasamen Saragih untuk sementara waktu, guna menunggi pihak keluarga datang. Saat di lokasi kecelakaan, tidak ada ditemukan identitas korban, makanya jenazahnya dititipkan," ujar Kanit Laka.

Kecelakan tunggal yang menewaskan pria asal Kabupaten Karo itu, sempat menghebohkan warga yang menetap di lokasi kecelakaan.

Penulis: hza. Editor: gun.