HETANEWS

Pria Bertato Akui Ancam Tetangga Pakai Golok

Terdakwa digiring petugas keluar dari ruang sidang Cakra PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Benny Hutahean (44), penduduk Sibuntuon, Nagori Pinangratus, Kecamatan Jorlang Hataran,  Simalungun, didakwa melakukan pengancaman terhadap saksi korban, Roi Siltonga (34), yang masih bertetangga dengan terdakwa. Perkaranya,  disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (12/8/2019).            

Agenda persidangan, siang itu, mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Jaksa Fransiska Sitorus SH, menghadirkan saksi korban dan 3 saksi lainnya. Para saksi, membenarkan, jika terdakwa sudah mengancam korban dengan mengarahkan goloknya (pisau bergagang kayu) ke arah korban.          

Keterangan para saksi dibenarkan terdakwa. "Benar pak hakim,"kata terdakwa.

"Banyak kali tato mu, gambar apa aja itu,"Tanya Hendrawan, salah satu hakim anggota yang melihat banyak tato, di tangan terdakwa.        

"Kenapa kau bawa golok, kau ancam kan korban,"kata hakim lagi. "Biar gak layas kali dia pak,"kata terdakwa. Jaksa menjerat terdakwa, dengan pasal 335 ayat (1) KUH Pidana.          

Pengancaman itu, dilakukan  terdakwa, pada Minggu, 26 Mei 2019 lalu, sekitar pukul 22.30 WIB. Malam itu, korban berada diteras rumahnya dan  didatangi terdakwa.  Tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengayunkan parang (golok) ke arah  korban.             

"Saya mengelak bu hakim dan parang terdakwa dapat diamankan oleh saksi Dani Napitupulu, lalu saya masuk ke dalam rumah,"ucap saksi korban, Roi Silitonga, sambil menceritakan, sebelumnya antara saksi dan terdakwa, sudah ada perselisihan dan sudah berdamai.           

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Rozyanti SH, Hendrawan SH dan Justiar SH, dibantu panitera, Jonatahn Sinaga SH, pria bertato ini, mengakui kesalahannya dan sangat menyesali perbuatannya.

Untuk mendengar tuntutan jaksa, sidang ditutup dan dibuka kembali pada Rabu (21/8/2019) mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.