HETANEWS

Nyolong HP, Kisah Dua Pemuda Ini Berakhir di Simpang Lampu Merah Teuku Umar

Kedua tersangka yang diamankan Polisi. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungbalai, meringkus 2 orang pemuda, karena mencuri handphone di dalam bagasi sepeda motor.  Kedua pelaku, yakni, Riki Sonata Panjaitan (26), warga jalan Ir. H. Juanda lingkungan  I, Kelurahan  Selat Lancang, Kecamatan  Datuk Bandar Timur dan Surya Darma (20), warga Jalan  Sehat Lingkungan  VII, Kelurahan  Bunga Tanjung, Kecamatan  Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai dan kini mendekam di tahanan Polres Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai mengatakan, kedua pelaku dijerat dengan  Pasal 363 ayat 1 ke 4e subs 362 dari KUHPidana.

Pengungkapan kasus ini, berawal dari Laporan Polisi nomor: LP/ 214 / VIII/2019/SU/RES.T.BALAI, tanggal 8 Agustus 2019, yang dibuat korban Rodiana (49), warga Jalan Jend. Sudirman,  Kelurahan  TB Kota I, Kecamatan  TB Selatan, Kota Tanjungbalai, jelasnya, Sabtu (10/8/2019).

Kronologisnya, yaitu pada Kamis, 8 Agustus 2019, lalu, sekira pukul 13.50 WIB, korban berangkat dari rumahnya, menuju Jalan Ir H. Juanda dengan mengendarai Yamaha Mio warna hitam, BK 2852 QAC dengan maksud untuk menemui pembantunya.

Sebelumnya, korban menyimpan tas/dompetnya yang berisikan uang tunai Rp. 1.000.000, handphone samsung A70, handphone Nokia 130 warna hitam dan headset putih merek samsung didalam bagasi sepeda motor.

Nah, sesampainya di rumah pembantunya,  korban memarkirkan kendaraanya, di depan rumah tersebut  dan masuk kedalam rumah.

"Jarak sepeda motor korban dengan rumah pembantu itu sekitar 5 meter, “ucap Kapolres.

Berselang 15 menit kemudian,  korban kembali menuju parkir sepeda motor miliknya dan membuka bagasi sepeda motornya, seperti kebiasaan yang dilakukannya setiap keluar rumah.

Namun saat bagasi dibuka,  korban mendapati tas dompetnya  sudah tidak ada lagi didalam bagasi.

Barang bukti HP yang disita Polisi. (foto/ferry)

Lalu korban sempat pulang sebentar untuk memastikan, apakah barang miliknya tertinggal di rumah, namun juga tidak ada.

Korban pun kembali ke jalan Juanda untuk memberitahu kepada pembantunya itu, bahwa barang miliknya tersebut sudah hilang.

Kepada petugas, korban pun mengatakan, bahwa sebelum dia masuk ke dalam rumah pembantunya itu,  dia ada melihat dua  orang lelaki yang dicurigai berada di sekitar rumah itu, sebut Kapolres.

Berdasarkan ciri-ciri yang dijelaskan korban, personil Unit II Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua tersangka, di persimpangan lampu merah, jalan Teuku Umar saat akan menjual HP curian tersebut, pada  Jumat (9/8/2019), llau,  sekira pukul 17.30 WIB.

Kepada penyidik, kedua pelaku mengakui perbuatannya.

Untuk HP Nokia 130 atau dikenal dengan nama HP senter, telah mereka jual kepada seseorang dengan harga Rp 70 ribu dan untuk HP Samsung A70, rencananya akan dijual cepat dengan harga Rp 2 juta.

"Saat akan bertransaksi, keburu ditangkap pak polisi,”sebut mereka.

Dari tangan kedua pelaku,  petugas menyita 1 unit handphone merk Samsung A70 Warna hitam, 1 buah tas dompet warna merah merk Longchamp, 1 unit headset warna putih merk Samsung.

Selain itu turut disita pakaian yang  digunakan pelaku saat melakukan kejahatan, yakni, berupa 1 potong baju kaos lengan pendek warna abu-abu, 1 potong celana bola pendek merk Adidas, dan 1 potong baju kaos lengan pendek warna coklat merk GUESS.

Kapolres menambahkan, dari alat bukti yang  telah dikumpulkan, tersangka telah cukup bukti melakukan tindak pidana pencurian berat dan terhadap keduanya telah dilakukan penahanan di RTP Polres Tanjungbalai, terhitung tanggal 10 Agustus 2019 dan berkas perkara siap untuk diajukan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: ferry. Editor: gun.