HETANEWS

Video Call Berujung Maut: Dua IRT Disambar 'Ular Besi', 1 Tewas

Kedua korban di RS Horas Insani. Satu diantaranya meninggal dunia. (Foto/ist)

Siantar, hetanews.com - Dua ibu rumah tangga (IRT) seketika saja dilarikan warga ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Horas Insani pasca tersambar Kereta Api (KA), Jumat (9/8/2019) sekira pukul 18.30 WIB.

Kedua korban yakni, Dewi Sekarsari (35) warga Jalan Sumber Jaya,  Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba dan Rohani (39) warga Jalan Pipa Utama, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan.

Polisi menyebut, salah satu korban meninggal dunia atas peristiwa tersebut.

"Benar ada dua orang warga tersambar kereta api  di Jalur Siantar Dolok Melangir Jalan  Sumber Jaya  Rt 01 Rw 03 belakang Kantor Lurah Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba. Dua korban dibawa ke RS Horas Insani, satu korban atas nama Rohani meninggal dunia saat setelah perawatan medis," ujar Kapolsek Siantar Martoba Iptu Resbon Gultom saat dikonfirmasi.

Baca juga: "Asisten" Bandar Narkoba Siantar Dituntut 17 Tahun, Rego-Boy-Anton Buronan

Lanjutnya, sebelum tersambar kereta api, kedua korban tengah asik berjalan kaki dan video call dipinggir perlintasan (rel) kereta api.

"Kedua korban ini tidak melihat atau mendengar suara klakson kereta api yang berangkat dari Siantar, karena sedang Video Call itu. Pasca tersambar kereta api berhenti dan melihat kondisi korban," ujarnya.

Warga yang mengetahui kedua wanita tersebut disambar kereta api langsung melakukan pertolongan dan mengevakuasi keduanya ke rumah sakit.

"Untuk korban Dewi mengalami luka di kepala. Sementara korban Rohani mengalami luka berat seperti di kepala, memar tangan kiri, memar di pinggang," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: bt.