HETANEWS

"Asisten" Bandar Narkoba Siantar Dituntut 17 Tahun, Rego-Boy-Anton Buronan

Terdakwa Fendi, pakai rompi merah bergegas meninggalkan kursi pesakitan usai dituntut 17 tahun penjara. (Foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Irwan Efendi Nasution alias Fendi, dituntut 17 tahun penjara atas kasus narkoba. Pria berumur 38 tahun berperan sebagai 'asisten' Rego, bandar narkoba yang masih diburon polisi.

Selain diancam penjara, warga Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Martoba, yanh ditangkap dengan barang bukti 1,5 ons sabu dan 460 butir pil ekstasi, juga dibebankan denda sebesar Rp1 M subsider satu tahun penjara.

Dalam amar tuntutannya, JPU Lynce menyatakan terdakwa Fendi terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Menuntut terdakwa dipidana penjara selama 17 tahun," kata JPU dalam sidang yang dipimpin Hakim Simon CP Sitorus di Ruang Cakra PN Siantar, Kamis, 8 Agustus 2019.

Menanggapi tuntutan, Fendi meminta diberi waktu untuk menyampaikan Pledoi (nota pembelaan). Sidang Pledoi akan dilangsungkan pekan depan.

Baca juga: Berikan Sabu dan Ekstasi ke Irwan Efendi, AKP Eduard: Rego Kita Cari

Dalam dakwaan diungkap, terdakwa Fendi yang kesehariannya membuka kios di sekitaran kediamannya diringkus polisi pada 24 Februari 2019.

Kepada petugas, Fendi mengakui masih menyimpan narkoba lainnya di rumahnya. Narkoba jenis sabu dan ekstasi yang diterimamya dari bandar Rego (DPO) melalui dua orang kaki tangannya Boy (DPO) dan Anton (DPO) , disimpan dalam kotak sepatu di kamar rumahnya.

Bahwa terdakwa sebelum diringkus petugas, bandar Rego bolak balik menghubungi terdakwa untuk menyimpan maupun memberikan narkoba apabila dua orang kaki tangan Rego datang menemui terdakwa.

Sekedar diketahui, Rego merupakan residivis narkona jenis sabu, yang tergolong masih sekampung dengan Fendi. Pria muda berperawakan botak ini pernah ditangkap Polisi Siantar pada Tahun 2016 silam dan dihukum 1,5 Tahun penjara.

Penulis: bt. Editor: bt.