HETANEWS

Pelaku Kejahatan Kembali Beraksi di Kebun Teh Sidamanik, Korban Curhat di Akun Facebook Pribadinya

Salah seorang pengunjung ketika berswafoto di Kebun Teh Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Jumat (9/8/2019). (foto/hza)

Simalungun, hetanews.com-Aksi pencurian terjadi di kebun teh Sidamanik, Kabupaten Simalungun, hingga korban kesal dan curhat, di akun Facebook miliknya.

Aksi pencurian satu unit helm milik pengunjung di kebun teh Sidamanik, diduga dilakukan oknum pemuda, warga setempat.

Pencurian helm tersebut, dialami korban yakni, NIS saat dirinya bersama temannya mampir, ke kebun teh untuk berswafoto.

Lantas, pasca alami hal pencurian helm tersebut, NIS, langsung curhat dan menulis di akun Facebook miliknya.

Berikut curhatan, NIS diakun facebook miliknya, pada 8 Agustus, sekitar pukul 20.30 WIB.

"Buat kalian yg mampir ke sidamanik buat foto" plis jaga apa yg kalian bawa termasuk helm, kejadian baru menimpa kami tadi siang di sidamanik karna mau foto dipalak minta uang parkir kebersihan 5rb tapi kami byar 4rb, posisi kami ada di dalam area perkebunan teh, gak jauh dari parkiran kereta kami, di kreta ada helm disangkutkan ke bagasi kreta.  Ternyata bisa dilepas oleh mereka, dan mereka berjumlah 3 orng satu kreta, ini la orng yng malak kami selang dia pergi kami balik ke kreta helm uda gak ada kami kejar juga uda gak nampak, ngerasa putus asa karna helm hilang.  Bukan soal harga aja, keselamatan dalam berkendara juga perlu. Kami kesana kemari sampai akhirnya aku liat orng itu disimpang jln dibawah dekat spot kami foto.  Kami tanyain ya gak ngaku.  Mana ada sih maling ngaku iya gak? Terus aku hubungin temen aku yg disana disuruh lapor ke koramil.  Bukannya takut para tersangka mala ngegas bilang nya mau bantuin kami,  bertanggung jawab sama tempat kejadian hilangnya helm, sampai akhirnya kami disuruh nunggu ditempat kami spot foto tadi.  Kami gak mau karna tempat tadi sepi dan takut terjadi hal yg gak di inginkan.  Sampai aku sadari sesuatu gerak gerik dari salah satu tersangka. Dia kaya nyembunyiin sesuatu di balik kebun teh tersebut, terus dia jongkok baru ngampiri kami.  Disitu doi ku lagi bujuk berbincanglah gimana biar helm itu balik, dan mala mau ngikutin permainan orng itu spontan dong aku bilang biar kita nunggu disini.  Kenapa harus pergi dari sini. Karna jujur aku takut bergerak kesna kemari takut gak ada orng yg liat kami. Pergilah orang itu mainkan sandiwara Disitu pun posisi kami ramai orng kerja.  Pas mereka pergi ada bapak" datang bilang kalau dia itu abis keluar dari penjara, suka malak orng yg dtng. Iya aja kami bilang. Gak lama mereka lewat lagi aku curiga kok orng itu balik lagi ku paksa doi suruh nyari disekitar sini, doi mala pasrah.  Akhirnya aku yg nampak helm itu disembunyikan dikebun teh itu ku suruh doi ambil dan kami pergi dari tempat itu.  Gak siap disitu aja loh drama orng itu.  Kami makan di warung bakso dan mereka nampak.  Mala disuruh keluar minta uang partisipasi karna uda kesana kemari nyari itu helm.  Hellow itu helm kita yg temuin mala dia yg mau minta uang minyak dan rokok.  Gak dikasih diancam sama dia bilang selesai makan gak selmat kami. Dan kebetulan ada orang baik yg nolong kami ngantar sampai keluar dari sidamanik.  Jadi buat kalian jngn mau ngasih uang.  Kalau diancam laporkan ke kantor koramil terdekat.  Thanks..," tulisnya di akun Facebook pribadinya.

Pasca adanya postingan curhatan tersebut, warga net langsung ramai menanggapi curhatan, NIS di akun facebook miliknya. Bahkan warga net juga telah 671 kali mengomentari dan 1.249 kali membagikam curhatan, NIS di akun Facebook miliknya.

Berikut komenta warga net atas kejadian yang dialami oleh, NIS.

Seperti, akun Facebook @ Macharoedjugul menulis, "Gmn daerah nya mau maju,, org berkunjung di takut2 in.., kalw bisa kita ramah kpd setiap orh yg datang,, kita kasi tau apa yg gk boleh di lakukan  demi kenyamanan bersama.."

Akun Facebook @Ade Endro Cucilo "Tag pemerintah daerah sana dan post vidio,a biar viral"

Akun Facebook @ Fattah Adilla "Preman kok dikampong sendiri.  Kampungan!! "

Akun Facebook @ Rosi Samosir Milagris "Maxon Nainggolan Ito.. tolong ditelusuri masalah ini ya.., krn sepertinya Ada preman2 liar disekitaran Kebun teh sidamanik yg bikin keresahan para pengunjung. Mauliate."

Akun Facebook @Surahman Sirait "Polsek Sidamanik Polda Sumatera Utara Humas Polres Simalungun Bankom Bhayangkara BARA Polres Simalungun Pematangsiantar Polsek Sidamanik Polsek Sidamanik"

Akun Facebook @Tua Hasiholan Nainggolan "Bikin malu ini org... Kita  bantu di grup anak Sidamanik... BIAR di Laporkan"

Terpisah, seorang warga yang ditemui awak media Hetanews.com pada, Jumat (9/8/2019) siang, menyampaikan,  aksi serupa sering terjadi bahkan pernah dilihat oleh mata kepelanya sendiri.

"Pernah memang saya lihat orang itu, pengunjung diminta duitnya. Pelaku oknum pemuda sini juganya. Mereka kalau mau beraksi dan dilihat mereka dulu dari gunung," ujar pria yang menjual teh di kawasan kebun teh Sidamanik.

Takhnya itu, ia kembali mengatakan, pihak kepolisin sudah pernah menangka pelaku yang memeras pengunjung, namun tidak ditahan dan kembali berkeliaran.

"Pernahnya ditangkap polisi, tapi keluar mereka dan buat ulah lagi," pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Sidamanik, Iptu M. Manurung yang dihubungi guna mengkofirmasi terkait aksi pencurian helm milik pengunjung kebun teh Sidamanik mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan guna menghindari aksi serupa.

"Harapan saya jangan berfoto dikebun teh meninggalkan barang tanpa ada yang menjaga dan pengawasan dari teman. Diminta melaporkan setiap kejadian ke Polsek Sidamanik," pungkas Kapolsek.

Penulis: hza. Editor: gun.