HETANEWS

Zainal Siahaan: PPPK Tahap I Belum Memiliki NIP

Zainal Siahaan

Siantar, hetanews.com- Peserta yang lulus pada seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap I di Kota Siantar belum memiliki NIP. Zainal Siahaan menyebut penyebabnya adalah kordinasi ditingkat pemerintah pusat.

"Penyebabnya adalah kordinasi di pemerintah pusat ini. Dari KEMENPAN RB (data PPPK) kemarin sudah kita kirimkan semua," kata Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini, Kamis (8/8/2019).

Menurut Zainal, yang mengeluarkan NIP PPPK yang lulus ujian tersebut adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dan NIP (nomor induk pegawai) tersebut, kata Zainal, sampai saat ini belum dikeluarkan oleh BKN.

"Jadi NIP PPPK itu yang belum dikeluarkan BKN. Disitulah kendalanya. Kalau di kita, tidak ada lagi kendalanya," ucapnya.

Disinggung mengenai sumber gaji yang akan diperuntukkan bagi PPPK tersebut, Plt BKD ini juga mengaku masih belum ada aturan khusus mengenai penggajian PPPK tersebut.

"Itulah belum, belum ada aturannya. Berapa mau gajinya, atau petunjuk apanya, pun belum. Cemana, masih pertama ini, iya kan," katanya.

Penerimaan PPPK tahap pertama di Kota Pematangsiantar dibuka awal Februari 2019. Pemko Siantar membuka untuk 90 orang. Terdiri dari Honor Kategori 2 (K2) sebanyak 71 Guru dan 19 tenaga Penyuluh Pertanian. 

Dari hasil seleksi berkas, terjaring sebanyak 77 orang peserta. Sementara 13 peserta lainnya tidak memenuhi persyaratan. Informasi yang dihimpun, peserta yang lulus passing grade ujian Computer Assisted Test (CAT) hanya 51 orang. Diantaranya diantaranya  33 orang tenaga guru dan 18 orang Penyuluh pertanian.

Baru-baru ini, Pemko Pematangsiantar melalui BKD kembali membuka formasi lowongan CPNS dan PPPK dengan jumlah 100 orang. Diantaranya 50 PPPK dan 50 CPNS.

Baca juga: Lowongan CPNS dan PPPK di Kota Siantar Menjadi 100 Orang

Penulis: gee. Editor: edo.