HETANEWS

Teriak Nasabah Koperasi Swadharma: "Saya Pergi ke Hotman Paris makanya Rahmad Ditangkap"

Sejumlah korban penipuan membawa spanduk di PN Siantar. (Foto/BT)

Siantar, hetanews.com-Sejumlah korban kasus penipuan/penggelapan uang nasabah Koperasi Swadharma meminta agar tokoh-tokoh dibalik kasusnya segera ditangkap dan diadili ke meja hijau. Permintaan ini disampaikan, kemarin (7/8/2019) di Pengadilan Negeri Siantar.

Kasus penggelapan dana nasabah koperasi ini bergulir sejak 2014 silam. Koperasi Swadharma beralamat di Kantor Bank BNI Cabang Siantar. Dalam kasusnya, Hakim PN Siantar telah menjatuhkan pidana penjara 3,5 Tahun terhadap manager koperasi, Agus.

Selain Agus, Rahmad, warga Kelapa Kuning, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar yang merupakan eks Pegawai BNI saat ini juga tersandung kasusnya dan tengah diadili di PN Siantar. Ia didakwa kasus hilangnya uang nasabah koperasi mencapai miliaran rupiah.

"Penipu kau Rahmad, penipu," teriak Hotna Lumbantoruan, salah satu korban kasusnya.

Hotna bersama sejumlah korban lainnya meneriaki terdakwa Rahmad yang berada di dalam sel tahanan, usai menjalani sidang mendengarkan keterangan saksi di Ruang Kartika PN Siantar, kemarin, 7 Agustus 2019.

"Saya pergi ke Hotman Paris bulan Maret lalu maka kau ditangkap Rahmad. Saya pergi ke Hotman, 3 hari kemudian kau ditangkap. Penipu kau," kata Hotna yang mendapat dukungan dari korban lainnya. Para korban didominasi kaum ibu.

Baca juga: Sempat Viral Temui Hotman Paris, Korban Penipuan Koperasi Swadharma PT BNI Datangi Polres Siantar

Teriakan demi teriakan yang dilontarkan Hotna bersama beberapa korban lainnya tak lain karena kecewa uang mereka yang tak kunjung kembali. Mereka juga mengaku kecewa karena kasus ini lama diungkap aparat yang berwajib.

"Kasus ini sudah 4 tahun yang lalu, baru sekarang kau ditangkap. Penipu kau Rahmad, makan uang haram kau sama keluargamu," ujarnya.

Mereka juga membawa sejumlah spanduk. Spanduk bertuliskan "Bpk/Ibu Hakim Yth: Hukum Seberat-beratnya si Rahmat terduga penipu ini dan perintahkan polisi tangkap Fachrul mantan Kepala BNI Siantar, Sucipta, Siti dkk. Tokoh-tokoh utama dugaan penipuan Koperasi Swadharma BNI Siantar", yang mereka bentangkan pada body mobil tahanan.

"Tangkap semua tokoh dibalik kasus ini," kata mereka secara berulang di depan ruang sidang.

Diberitakan, modus penggelapan dana nasabah koperasi dengan cara memindahkan saldo para korban ke Koperasi Swadharma. Rahmad membujuk para korban agar memindahkan uang dengan iming-iming mendapat bunga sebesar 1,5 persen.

Baca juga: "Pengadilan Jangan Beri Perlakuan Khusus ke Penipu"

Penulis: bt. Editor: bt.