HETANEWS

Kepala BPKD Siantar Adiaksa Purba Diganti

Penyidik Tipidkor Polda Sumut saat melakukan pemeriksaan di kantor BPKD pasca OTT, Jumat 19 Juli 2019.

Siantar, hetanews.com - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Adiaksa Purba digantikan posisinya oleh Sekretaris BPKD, Masni. Sementara Bendahara BPKD Erni Zendrato posisinya belum digantikan. Adiaksa dan Erni ditetapkan tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Sumut.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Zainal Sihaan mengatakan pergantian tersebut dilakukan, Selasa 6 Agustus 2019, kemarin.

"Sudah (Diganti) semalam diganti. Masni, sekretarisnya (Adiaksa Purba) yang menggantikan," kata Zainal ditemui diruang Harungguon Bolon DPRD Pematangsiantar, Rabu (7/8/2019) siang.

Pejabat defenitip Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II ) Pemko Siantar ini mengatakan, pergantian tersebut sudah disampaikan juga kepada yang bersangkutan (Adiaksa).

Saat ini Kepala BPKD dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) Masni, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris BPKD.  Untuk pergantian Bendahara BPKD Erni Zendrato diserahkan kepada Plt BPKD yang menjabat saat ini.

"Kalau itu (Bendahara) nanti Sekretaris (PLt BPKD) yang mengusulkan siapa yang menjadi bendahara-nya," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, personil unit 4 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda SUMUT melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor BPKD Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, Kamis (11/7/2019).

Dari OTT diamankan 16 Pegawai beserta uang tunai sebesar Rp186 Juta. Dari hasil pemeriksaan, ditetapkan Bendahara BPKD, Erni Zendrato sebagai tersangka. Sementara belasan orang lainnya sudah dipulangkan.

Menyusul kemudian Kepala BPKD, Adiaksa Purba ditetapkan sebagai tersangka. Adiaksa mendatangi Mapolda SUMUT pasca OTT untuk pemeriksaan oleh penyidik Tipidkor, Sabtu (13/7/2019). 

OTT yang dilakukan berdasarkan laporan adanya dugaan pemotongan sebesar 15 persen dari insentif PNS dan THL pemungut pajak. Pasca keduannya dijadikan tersangka, Ditreskrimsum kembali melakukan penggeledahan di kantor BPKD Jumat (19/7/2019).

Selanjutnya, penyidik Ditreskrimsus memanggil Sekretaris Daerah, Budi Utari,  Walikota Hefriansyah dan Wakil Walikota Togar Sitorus ke Polda Sumut guna diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut.

Baca juga: DPRD ultimatum Wali Kota untuk Mengganti 2 Pejabat BPKD

Penulis: gee. Editor: edo.
Komentar 1