HETANEWS

PT PLN UP3 Pematangsiantar Bantu Balita Penderita Tumor Ginjal

Kunjungan PT. PLN UP3 Pematangsiantar

Siantar, hetanews.com -  PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar memberikan tali asih kepada seorang balita penderita jenis tumor ginjal atau tumor wilms. Tali asih ini diberikan untuk membantu biaya pengobatan balita yang sudah menderita sakit selama berbulan bulan tersebut.

Balita berumur 2,4 Tahun itu adalah Laurenz Hutagalung. Dia adalah anak kedua dari pasangan Mustikan Putra Hutagalung dan Kristina Ritonga, warga yang bermukim di Jalan Enggang No 58, Kelurahan Sipinggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat.

"Kita datang ke sini sebagai kepedulian kita terhadap Laurenz. Kami memberikan sedikit bantuan dan mudah-mudahan Tuhan mengangkat penyakit Laurens, dan hadir di tengah-tengah keluarga dalam keadaan sehat," kata Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Joy Mart Soaduon Sihaloho, Selasa (6/8/2019).

Joy merasa tersentuh melihat kondisi Laurenz yang butuh bantuan karena sakit. Dia mengetahui kondisi balita asal kota Pematangsiantar itu dari pemberitaan media cetak. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menjenguk Laurenz yang sedang dirawat dirumahnya.

Mustika Putra Hutagalung mengucapkan terima kasih kepada Manajer PT. PLN UP3 Pematangsiantar yang telah datang melihat langsung kondisi puteranya itu. Untuk biaya pengobatan Laurenz, Mustika sudah berupaya untuk melakukan penggalangan dana.

“Bantuan yang diberikan PLN ini sangat membantu kami. Kami juga sudah mendaftarkan ke situs kitabisa.com agar masyarakat bisa membantu kami,” katanya.

Ditempat yang sama, Lurah Sipinggol-pinggol, Davidson Tampubolon mengakui bahwa pihak kelurahan belum mengetahui ada warga yang sedang memerlukan pertolongan untuk biaya pengobatan. Setelah mengetahui hal tersebut, Lurah merasa iba dan berupaya untuk mencari solusi. 

"Terus terang saya baru tahu (hari ini). Itu pun informasi dari kawan-kawan media. Melihat keadaan seperti ini, saya upayakan pemerintah kota juga turut membantu pengobatan Laurenz,” ungkapnya.

Laurenz dan Ibunya

Laurenz Ingin Sembuh

Laurenz  menderita penyakit tumor wilms yang mengakibatkan pembengkakan perut. Seperti gejala utama tumor Wilms umumnya nyeri dan pembengkakan pada perut. Namun, tumor Wilms juga dapat menyebabkan gejala lain 

Ibu Laurenz, Kristina mengatakan penyakit yang diderita anaknya mulai diketahui sejak pada tanggal 6 Mei 2019. Keluarga membawa Laurenz berobat ke RS Tiara Kota Pematangsiantar.  Hasil diagnosa dokter, ditemukan tumor masa di ginjal (tumor wilms). Mengetahui itu, Laurenz  di rujuk ke RS Pringadi Medan dengan masa perobatan selama lima.

Melalui serangkaian pemeriksaan, seperti ct scan, rontgen dan cek darah, hasilnya dirujuk kembali ke RS Adam Malik untuk perawatannya sepuluh hari. Rencananya selanjutnya akan menerbangkan Laurenz ke RS. Gatot Subroto namun urung dikarenakan kondisi perutnya membesar.

Tidak hanya sampai disitu, ayah Laurenz, Mustika Putra juga menyampaikan bahwa mereka juga sudah menempuh pengobatan secara tradisional di Mata Pao Deli Serdang.  Selama 2 bulan mengikuti perobatan alternatif tersebut, tidak tampak sedikit pun perubahan. 

Mustika dan istrinya Kristina berkeinginan supaya anaknya mendapat pengobatan yang insentif di Penang Malaysia. Oleh sebab itu dia meminta bantuan kepada siapapun yang ingin membantu pengobatan Laurenz.

"Kami berharap adanya uluran tangan para dermawanyang tergerak hatinya untuk membantu biaya perobatan puteranya tersebut," ungkapnya.

Tumor Wilms atau nefroblastoma adalah jenis tumor ginjal yang menyerang anak-anak usia 3-4 tahun, terutama laki-laki. Tumor ini umumnya hanya menyerang satu ginjal saja, namun tidak menutup kemungkinan tumor dapat menyerang kedua ginjal dalam tubuh sang anak. 

Tumor Wilms merupakan salah satu jenis tumor yang jarang terjadi. Meskipun demikian, tumor ini merupakan tumor ginjal yang paling sering dialami oleh anak-anak dibandingkan jenis tumor lainnya.

Penulis: gee. Editor: edo.