HETANEWS

Ingin Jumpai Pacar, Anak Anggota TNI Tewas Terlindas Truk di Helvetia

Jasad korban saat dievakuasi ke ambulans, dan foto ibu korban yang lemas karena anaknya tewas

Deli Serdang, hetanews.com - M.Ridwan (18), diduga anak anggota TNI tewas dilindas truk di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Senin (5/8/2019) pagi tadi.

Kronologis kejadian, saat korban warga Asrama Yon Zipur, Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur ini, dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru BK 6771 AIR, sedang melintas di Jalan Kapten Sumarsono Medan. Namun korban terjatuh akibat menabrak tumpukkan pasir yang berada di tepi jalan tersebut.

Nahas bagi Ridwan, saat terpental di jalan korban terlindas ban Truk Cold Diesel BK 9055 EG yang secara bersamaan melintas, akibatnya kepala korban pecah dan tewas di lokasi kejadian.

“Korban agak ngebut bawa keretanya dari arah Jalan Perjuangan ke Jalan Kapten Sumarsono ini. Dia nyalip-nyalip mobil dan truk yang ada di depannya. Disitu, dia tidak tahu ada tumpukan pasir ini, sehingga dia menabrak dan langsung oleng dan terjatuh sebelum dilindas truk,” juar Reno warga sekitar, Senin (5/8/2019).

Insiden tewasnya korban seketika membuat warga gempar. Warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut, langsung berbondong-bondong memadati lokasi kecelakaan.

Pihak kepolisian Polsek Sunggal yang mendapatkan informasi langsung terjun ke lokasi. Selanjutnya, petugas secepatnya mengevakuasi jasad korban ke ambulance dan langsung dibawa ke RS Bina Kasih Medan, guna dilakukan autopsi.

“Jasad korban sudah dibawa ke RS Bina Kasih Medan yang diikuti pihak keluarga korban. Terkait insiden ini, kita sudah mengamankan supir truk yang saat ini sudah diboyong ke Polsek Sunggal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap salah satu petugas Unit Lalu lintas Polsek Sunggal, Bripka Agus, di lokasi.

  • Hendak ke Binjai Berikan Suprise Kepada Pacarnya yang Ulang Tahun
kondisi ridwan setelah dilindas truk
Jasad Ridwan ditutupi warga setelah tewas dilindas truk. 

Kasus kecelakaan M Ridwan, anak anggota TNI tewas dilindas truk di Jalan Sumarsono Medan ini menyisakan cerita sedih untuk keluarga korban.

Diketahui, bahwa korban yang merupakan satpam di Satkom Yon Zipur/DD Cemara ini sebelum tewas kecelakaan, hendak pergi ke Kota Binjai untuk menemui dan memberikan suprise buat kekasihnya bernama Dilla yang hari ini tepat berulang tahun.

Hal ini disampaikan adik korban bernama M Candra saat diwawancari di lokasi kejadian. Dia mengatakan, bahwa korban rencananya akan pergi ke Binjai untuk bertemu kekasihnya. Namun Candra telah mempunyai firasat sebelumnya tentang abangnya tersebut.

Bahkan, ungkap anak kedua dari 3 bersaudara ini, bahwa dari kemarin malam sebelum kejadian menimpa abangnya itu dia tak bisa tidur dan seakan firasat buruk akan menimpa keluarganya.

“Memang iya dia (korban) mau ke binjai tadi. Kalau rencana dia kasih kejutan untuk pacarnya Saya tidak tahu pasti. Tapi memang dia kesana mau ketemu sama pacarnya,” ujarnya.

Sementara itu Ibu korban Musyarani hanya bisa menangis melihat anaknya meninggal secara tragis. Apalagi saat anak sulungnya tersebut dimasukkan ke mobil ambulance, saat dia tiba di lokasi kejadian itu.

“Udah mamak bilang, jangan pergi kau nak ke Binjai,” ujarnya berulang kali dilontarkannya di lokasi sambil memeluk adik korban.

 

pasukan tni padati lokasi kejadian
Tampak pasukan TNI mendatangi lokasi kejadian kecelakaan.

Sementara itu amatan di lokasi tewasnya M Ridwan. Terlihat puluhan pasukan TNI dari satuan Yon Zipur/DD Cemara berdatangan melihat korban.

Kedatangan pasukan tersebut ingin mengetahui kejadian tewasnya korban, yang diduga anak salah satu komandan di Asrama Yon Zipur, Jl Cemara, Medan tersebut.

Terlihat beberapa pasukan TNI memintai keterangan saksi dan warga sekitar terkait insiden naas itu terjadi. Tak lama kemudian, seorang pria mengenakan jaket hitam celana kepeer datang ke lokasi dengan raut wajah meratap.

Diketahui pria tersebut adalah ayah korban, sebagai salah satu atasan para pasukan TNI itu.

“Itu ayahnya. Kata bapak-bapak ini (Pasukan TNI) dia komandan mereka. Makanya mereka turun semua kesini (Lokasi),” ucap saksi mata yang saat itu ditanyai oleh ayah korban.

Namun, ayah korban bungkam saat wartawan bertanya kepadanya.

sumber: kitakini.news

Editor: sella.