Siantar, hetanews.com - Pemko Pematangsiantar diminta supaya membantalkan kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Gedung Olah Raga (GOR) Pematangsiantar di Jalan Merdeka, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Hal itu diungkapkan dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemko Siantar dalam pembahasan rancangan peraturan daerah Kota Pematangsiantar tentang P-APBD TA 2019 di ruang rapat gabungan komisi, Senin (5/8/2019).

"Tadi kan sudah menjadi keputusan (rapat) Banggar (Bada Anggaran), yang dituangkan nantinya dalam rekomendasi DPRD, agar pemerintah kota membatalkan kerjasama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan GOR," kata Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga kepada Wartawan usai rapat digelar.

Menurut Timbul, ada yang belum jelas tentang kerjasama pengelolaan GOR antara Pemko Pematangsiantar dengan pihak ketiga. Ketidak jelasan tersebut, kata dia, termasuk dengan regulasi yang ada dan revisi RTRW (Rencana Tatat Ruang Wilayah) Kota Siantar yang masih belum selesai.

Oleh karena itu, DPRD Pematangsiantar meminta kepada Walikota Pematangsiantar untuk membatalkan kerjasama pengelolaan GOR dengan pihak ketiga tersebut.

"Ada sisi pendapatan dalam pengajuan pengelolaan GOR dengan pihak ketiga. Kurang lebih Rp.1,1 Milyar. Oleh tim anggaran pemerintah kota itu menganggap tidak usah kita tampung, karena belum jelas tentang kerjasamanya itu. Maka oleh badan anggaran tadi, menyampaikan agar menolak kerjasama dengan merekomendasikan kepada saudara walikota untuk membatalkan kerjasama tersebut," jelasnya.

Baca juga: PT Suriatama Mahkota Kencana akan Bangun GOR Menjadi Gedung Merdeka