HETANEWS

Dua Pemuda Didakwa Gelapkan Mobil Rental

Dua terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua pemuda, Bagusti Pranata (22), warga Dusun III Lubuk Sabam, Kecamatan P.Cermin, disidangkan terpisah, dengan terdakwa Nizar (27), warga Bukit Rejo Bah Birong Ulu, Kecamatan Sidamanik, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (5/8/2019).

Menurut jaksa, Indri Wirdya SH, terdakwa Bagus merental mobil Xenia Hitam BK 1644 WD milik saksi korban, Rusman, warga Huta Sidorejo III Nagahuta, Kecamatan P.Panei, pada Jumat,10 Mei 2019, lalu. Selama 2 hari ke Medan, tapi mobil tersebut tidak dikembalikan terdakwa.

Lalu bersama Nizar yang dijemput di jalan Sriwijaya, berencana menggadaikan mobil rental tersebut. Terdakwa tergiur dengan ucapan Nizar yang mengatakan "Cepat ni cair Gus kalau digadaikan apalagi ada STNK nya".

Lalu Bagus meminta Nizar untuk mencarikan orang yang mau menerima gadaian mobil dan pergi menuju ke rumah Katimu Joso, di Sibungabunga.  Katimu mempertemukan Nizar dan Bagus, dengan Fauzi yang bersedia membayar Rp.17 juta.

Tapi baru dipanjari Rp.5 juta, sisanya akan dibayar pada 20 Mei mendatang. Akibatnya saksi korban mengalami kerugian Rp 130 juta. Keduanya dijerat jaksa melanggar pasal 372 Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.

Nizar menerima Rp 2,5 juta dan polisi lebih dulu menangkap Bagus yang mengaku uangnya digunakan untuk foya-foya. Dakwaan terebut dibenarkan kedua terdakwa dan tidak keberatan.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, Roziyanti SH, Aries K Ginting SH dan Justiar Ronald SH, menunda persidangan hingga sepekan. Persidangan dibantu panitera, Jonathan Sinaga SH, dinyatakan ditutup dan akan dibuka kembali, pada Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.