HETANEWS

Pelaku Penembakan Ohio Bunuh Adik dan Delapan Korban dalam 30 Detik

Dua penembakan massal di AS

AS, hetanews.com - Pria bersenjata di balik penembakan di Dayton, Ohio, Amerika Serikat, menyerang adik perempuan dan delapan orang lainnya dalam waktu kurang dari 30 detik. Hal ini disampaikan oleh pihak kepolisian Ohio, seperti yang dilansir BBC pada Senin (5/8).

Setidaknya 27 orang dilaporkan terluka dan sembilan orang meninggal dalam serangan penembakan tersebut. BBC mengabarkan, satu dari sembilan korban jiwa merupakan adik kandung pelaku. Korban diidentifikasi sebagai Megan Betts, 22 tahun. Ia dikabarkan datang ke lokasi penembakan, klub malam Ned Peppers, bersama kekasihnya yang juga teman pelaku.

Beberapa jam setelah media ramai menyebut identitas pelaku, polisi membenarkan pelaku penembakan adalah Connor Betts, pria berusia 24 tahun asal Bellbrook, Ohio.

Betts pertama kali melayangkan timah panas pukul 01:05 waktu Ohio. Beberapa detik kemudian, Betts terlihat berlari menuju klub malam Ned Peppers, sebelum akhirnya ditembak mati polisi tepat di depan pintu masuk.

Betts dilaporkan mengenakan pelindung tubuh dan membekali diri dengan amunisi tambahan untuk senapan kaliber 223. Menurut polisi, Betts membeli senjata apinya di Texas melalui transaksi daring (online).

"Seandainya orang ini (pelaku) berhasil melewati pintu Ned Peppers dengan tingkat persenjataan itu, akan ada cedera dan korban jiwa yang lebih parah," ujar Kepala Polisi Dayton, Richard Biehl.

Berdasarkan laporan BBC, hingga saat ini polisi masih belum berhasil mengungkap motif pelaku aksi penembakan massal. Polisi Ohio menilai, masih terlalu dini untuk mencari tahu hal tersebut, termasuk dugaan tentang motif rasial di balik aksi penembakan massal itu.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.