HETANEWS

Ini Para Pejabat di Luar Negeri yang Mundur Gara-Gara Mati Listrik

Ilustrasi listrik padam. (FOTO: Meridith Kohut for The New York Times)

Jakarta, hetanews.com - Listrik padam melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (4/8/2019) siang hingga malam. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di negara-negara lain di dunia, hingga berujung mundurnya para pejabat.

Berikut beberapa pejabat di luar negeri yang mundur setelah adanya peristiwa listrik padam,.

1. Menteri Urusan Listrik di Venezuela Mundur

Presiden Nicolas Maduro memecat menteri urusan listrik Venezuela, Igor Gavidia, saat listrik padam besar-besaran dan terjadi berkepanjangan melanda negara krisis tersebut.

Maduro mengumumkan bahwa Gavidia akan digantikan oleh Freddy Brito terhitung mulai Kamis (6/6/2019).

"(Brito) akan melanjutkan pekerjaan untuk memulihkan sistem listrik nasional sebagai Menteri Daya dan Energi Listrik," kata Maduro, melalui akun Twitter resminya.

Lulus sebagai insinyur dari fakultas listrik Universitas Pusat Venezuela, Brito akan menjadi satu-satunya menteri dalam jajaran kabinet Maduro yang memegang gelar dari bidang sains dan teknologi.

Rangkaian insiden padam listrik ini bermula pada 7 Maret lalu, ketika Venezuela gelap gulita selama lima hari karena daya di sebagian besar negara terhambat. Setelah itu, padam listrik terjadi secara sporadis di berbagai penjuru Venezuela, menyebabkan aliran pasokan makanan dan air bersih terhambat.

Sistem transportasi dan peralatan di rumah sakit juga tak berfungsi, memicu peningkatan angka kematian.

Maduro menuding Amerika Serikat dan oposisi melakukan sabotase listrik di Venezuela. Namun, para ahli menganggap listrik di Venezuela padam karena perawatan yang buruk.

2. Menteri Ekonomi Taiwan Mundur

Menteri Ekonomi Taiwan Lee Chih-kung mengundurkan diri pada Selasa (15/8/2017), setelah terjadi pemadaman listrik besar di seluruh pulau. Peristiwa itu berdampak pada 6,68 juta rumah tangga.

Peristiwa ini awalnya terjadi di 17 wilayah akibat kesalahan operasional yang menyebabkan enam generator berhenti bekerja di pembangkit listrik tenaga gas terbesar Taiwan, di Taoyuan.

Pemadaman listrik berimbas dari operasional lampu lalu lintas terganggu hingga terjebaknya warga di dalam lift. Badan Kepolisian Nasional Taiwan pun terpaksa mendirikan pusat tanggap darurat untuk memastikan ketertiban setelah peristiwa ini.

Lee Chih-kung memimpin kementerian yang salah satunya bertanggung jawab terhadap pasokan listrik. Akibat kegagalan itu, dia pun mengajukan pengunduran diri pada Selasa malam, dan langsung disetujui oleh pemerintah.

3. Menteri Ekonomi Korea Selatan Mundur

Choi Joong-Kyung menyampaikan pengunduran dirinya setelah adanya pemadaman listrik selama 30 menit dan mempengaruhi sekitar 2 juta rumah.

Hasil penyelidikan menyebut, pemadaman itu terjadi karena “kesalahan perhitungan” yang dilakukan pemerintah. Dia pun memutuskan mengundurkan diri setelah insiden itu menyebabkan kekacauan.

sumber: inews.id

Editor: sella.