HETANEWS

Iran Sita Kapal Tanker Asing Lagi, Ketiga Kalinya Kurang dari Sebulan

Iran kembali menyita sebuah kapal tanker asing di Teluk

Iran, hetanews.com - Iran kembali menyita sebuah kapal tanker asing di Teluk, Minggu (4/8/2019). Ini menjadi penyitaan ketiga dalam sebulan, di tengah meningkatnya ketegangan dengan musuh Iran, salah satunya Amerika Serikat (AS).

"Korps Garda Revolusi Islam menyita kapal ini di sekitar Pulau Farsi yang membawa sekitar 700.000 liter bahan bakar selundupan," demikian pernyataan Garda Revolusi.

Tujuh kru asing ditangkap dalam operasi yang dilakukan pada Rabu malam, menurut kantor berita Fars, yang dekat dengan Garda Revolusi.

Ketegangan antara musuh bebuyutan, Iran dan AS, memuncak tahun ini setelah AS meningkatkan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran.

Kapal-kapal diserang, drone ditembak jatuh, dan tanker minyak disita sejak Mei, tepatnya setahun setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia. AS lalu mulai menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran.

Pada puncak ketegangan, Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan udara terhadap Iran di menit-menit terakhir pada Juni, setelah pasukan republik Islam menembak jatuh sebuah drone AS.

Penyitaan tanker terbaru ini menjadi yang ketiga oleh Iran dalam waktu kurang dari sebulan di perairan Teluk, jalur bagi sebagian besar pengiriman minyak mentah dunia.

Pada 18 Juli, Garda menyatakan menahan kapal tanker bendera Panama atas tuduhan penyelundupan bahan bakar.

Dan sehari kemudian, mereka mengumumkan menyita kapal tanker Stena Impero yang berbendera Inggris di Selat Hormuz karena dianggap melanggar aturan maritim internasional.

Identitas kapal terakhir yang disita dan kewarganegaraan dari para kru belum diungkapkan.

Namun pejabat Inggris menyebut semua kapal berbendera Inggris aman dan bahwa tidak ada informasi bahwa ada warga negara Inggris di antara para kru kapal.

sumber: inews.id

Editor: sella.