HETANEWS

Kasus Rekaman Minta Uang, Ini Kata Aswas Kejatisu

Siantar, hetanews.com-Kasus minta uang yang menyeret oknum Jaksa Kejaksaan Negeri Siantar terkuak melalui sebuah rekaman percakapan mulai mendapat respon dari Asisten Pengawasan (Aswas) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: Heboh Rekaman Diduga Oknum Jaksa Siantar Minta Uang: "Kelen tambahi lah dua juta..."

Aswas Kejati Sumut melalui Kepala Seksi pada Pengawasan Kejatisu, Mangatur Hutauruk menegaskan akan menindaklanjuti dugaan kasus minta uang yang menyeret oknum jaksa berinsial SS.

"Trims infonya kita tanyakan nanti," ujar Hutauruk lewat pesan singkat kepada hetanews, kemarin.

Kasus yang mencuat beberapa hari lalu ini sempat menyita perhatian publik. Jaksa SS diduga salah satu orang dalam rekaman percakapan, membantah kalau orang dalam percakapan merupakan dirinya.

Tak hanya SS, Kasi Intel Kejari Siantar BAS Faomasi juga mengatakan dalam rekaman tidak ada suara Jaksa SS. "Saya dengar gak ada. Suara Pak Samuel juga gak ada," ujarnya kepada wartawan.

Tak berhenti sampai disini, BAS juga sempat mengatakan kalau rekaman percakapan disebarkan oleh pengacara keluarga berperkara yang ditangani oleh Jaksa SS. Namun keterangan ini disebut keliru lantaran pengacara dimaksud sama sekali tak melakukan yang dituduhkan.

Baca juga: Update Rekaman Minta Uang: Jaksa SS Akui Temu Keluarga Terdakwa, Penyebar Rekaman Bukan Pengacara

Diberitakan, dalam rekaman berdurasi belasan menit yang tersebar di kalangan wartawan disebutkan, percakapan itu antara SS dengan pihak keluarga berperkara. Dalam rekaman terdengar SS mengajukan sejumlah uang kepada lawan bicaranya yang juga merupakan pria.

Penulis: bt. Editor: bt.