Siantar, hetanews.com - Kompolotan pelaku kejahatan yang menggelapkan satu unit sepeda motor milik Thomson Sinaga (46), warga Jalan Laguboti, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, diringkus Polisi, Jumat (2/8/2019).

Kelima pelaku, yakni, Alles Sandro Gultom (22), Eki Andrian (19) dan Heri Suyono (35), ketiganya montir bengkel dan menetap di kampung VI, Desa Talun Nadear, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun.

Sementara dua rekan mereka, yakni, Lalu Ema Yusdaniar (31), warga Pematang Gajing, Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun, dan Budi Darmawan Harahap (32), warga Desa Bah Bayu, Kelurahan Kerasaan, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun.

Aksi kelima pelaku ini, terungkap pada Rabu (10/4/2019), lalu, saat pelaku Alles Sandro, meminjam sepeda motor Honda Supra BK 6034 UP milik korban, dengan alasan membeli nasi, di warung.

Lantaran kenal, Thomson langsung memberikan kunci sepeda motornya, dan Alles beranjak meninggalkan indekosnya yang berada di rumah korban.

Lama ditunggu, Alles tidak kunjung datang mengembalikan sepeda motor yang ia pinjam. Muncul niat Thomson, mencari Alles Sandro ke rumahnya di Kampung VI, Desa Talun Nadear, Kecamatan Pematang Bandar, namun tidak ketemu.

Barang bukti sepeda motor. (foto/hza) 

Di rumah Alles, Thomson bertemu dengan kedua orangtua Alles Sandro. Menurut keterangan orangtuanya, anaknya tidak pulang ke rumah, bahkan tidak pernah memberi kabar.

Terakhirnya, Thomson menderita kerugian Rp 6 juta dan menguatkan niatnya membuat laporan ke Polsek Siantar Selatan.

Usai membuat laporan, personel Polsek Siantar Selatan melakukan penyelidikan. Lama menyelidiki, akhirnya pelaku Alles Sandro, ditangkap personil Polsek Siantar Martoba, karena tersandung kasus pencurian kereta.

Setelah ditangkap, personel Polsek Siantar Selatan mengintrogasi Alles, yang telah dititipkan ke Lapas Klas II A Pematangsiantar. Dari keterangannya, Honda Supra yang digelapkannya, telah dijual kepada Eki Andrian, sehingga petugas kembali mengembangkan kasus tersebut.

Pada Rabu (31/7/2019) kemarin, pelaku Eki Andrian, diringkus dari rumahnya. Eki juga mengaku, kalau sepeda motor itu telah dijual lagi kepada Ema Yusdaniar. Dan Ema juga telah menjual sepeda motor tersebut.

Setelah Ema, petugas juga meringksu Budi Darmawan Harahap dan Heri Suyono dan mengamankan barang bukti Honda Supra dari kelima orang pelakunya.

Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Rudi Panjaitan saat dikonfirmasi, membenarkan, pihaknya telah meringkus komplotan pelaku penggelapan sepeda motor.

"Sudah ditahan, lima pelaku dijerat Pasal 372 subs 378 KUHP penggelapan dan penipuan dan atau Pasal 55 KUHP pertolongan jahat," pungkas Rudi.