HETANEWS

Menteri Basuki: Presiden Jokowi Bakal Umumkan Ibu Kota Baru di Pertengahan Agustus

Jakarta, hetanews.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa detail kajian pembangunan ibu kota baru akan dilaporkan kepada publik setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan lokasi pusat pemerintahan baru pada pertengahan Agustus ini.

Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur di ibu kota baru butuh banyak perizinan sekaligus kajian sebelum bisa diimplementasikan.

"Membangun ibu kota itu harus seizin DPR. Kedua harus ada UU-nya, itu baru nanti kita bisa melakukan kegiatan yang lebih detail," ujar dia di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (2/8).

Saat ini, Kementerian PPN/Bappenas telah membuat kajiannya dan sudah diputuskan bahwa pusat pemerintahan bakal dipindahkan dari Jakarta ke tempat baru di Kalimantan.

Namun, tim perancang disebutnya masih terus mencari beberapa alternatif lokasi di Kalimantan. Kepastiannya nanti bakal diumumkan oleh Jokowi pada pertengahan bulan ini. "Nanti Agustus pertengahan pak Presiden akan declare itu di mana. Nanti kalau sudah, berarti detail design-nya baru kita lakukan," ungkap dia.

Bila sudah ditentukan, Kementerian PUPR baru akan memulai pengerjaan fisik pembangunan infrastruktur ibu kota baru pada 2020. Sarana dasar yang pertama akan dibangun yakni jalan.

"Dasarnya dulu supaya terbentuk dulu batas-batas ibu kotanya di mana. Sehingga nanti pembangunan lainnya bisa mengikuti, terutama jalan, air, baru perumahan," jelasnya.

Saat ditanya apakah akan turut dibangun jalan tol di ibu kota baru, Menteri Basuki belum bisa memberi kepastian. "Belum tahu, lokasinya kan belum tahu," pungkasnya.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.