HETANEWS

Update Rekaman Minta Uang: Jaksa SS Akui Temu Keluarga Terdakwa, Penyebar Rekaman Bukan Pengacara

Siantar, hetanews.com - Gonjang-ganjing siapa pelaku perekam serta penyebar rekaman percakapan berisi diduga Jaksa SS meminta uang terkait kasus yang ditanganinya mulai terkuak. Tudingan dialamatkan seorang pengacara sebagai penyebar rekaman termentahkan.

Kasi Intel Kejari Siantar BAS Faomasi Jaya Laia mengatakan kalau rekaman bersumber dari seorang pengacara. Menurutnya, Jaksa SS memang ada bertemu keluarga berperkara yang tengah ditangani SS.

"Tadi juga dinyatakan bahwa pertemuan itu pun tidak ada membicarakan angka (uang). Awalnya jaksa tidak ada (bicara uang), yang membicarakan itu penasehat hukumnya, menawarkan sekian menawarkan sekian. Itu tidak diterima. Ya penasehat hukumnya lah, saya gak tau namanya siapa. Kan dari penasehat hukumnya juga rekaman ini atau apa. Dari dianya ini. Kalo benar pun dia yang nawarkan. Bukan kami dan itu ditolak jaksa," kata BAS ditemui di ruangan kerjanya, kemarin (31/7).

Baca juga: Heboh Rekaman Minta Uang: Kasi Intel Sebut Bukan Suara Jaksa SS, Ada Ucapan Soal Angka

Namun pernyataan ini tidak benarkan oleh keluarga berperakara yang ditangani oleh Jaksa SS. Menurutnya, perekaman bukan dilakukan oleh sang pengacara melainkan keluarganya. Dia mengatakan oknum pengacara dimaksud tidak berada ditempat saat perekaman percakapan Jaksa SS dengan mereka di kantin kejaksaan tersebut.

"Tidak benar kalau pengacara itu yang merekam. Dalam pertemuan itu kami bertiga, saya, anak dan jaksa. Yang jelas pengacara itu tidak ditempat," ujarnya meminta agar namanya dirahasiakan, Kamis (1/8).

Ia mengatakan ada beberapa kali bertemu dengan Jaksa SS terkait kasus yang ditangani oleh SS. Dalam pertemuan, mereka berbicara mengenai uang agar tuntutan diringankan oleh sang jaksa. Pun, pada akhirnya permintaan ini tidak menghasilkan kesepakatan.

"Yang pasti kami ditawari oleh jaksa sehingga kami mengatakan hanya bisa mengupayakan. Tidak benar kami menawari. Saat itu ada permintaan sebesar Rp40 juta agar hukuman sekian-sekian, kalo gak ada itu hukuman dibuat 6 tahun dan dibilang upayakan lah," ujarnya yang mengaku tak sanggup dengan permintaan tersebut.

Baca juga: Heboh Rekaman Diduga Oknum Jaksa Siantar Minta Uang: "Kelen tambahi lah dua juta..."

Penulis: bt. Editor: bt.