HETANEWS

Perusda Tak Mampu Berkontribusi, Pemko malah Alokasikan Penyertaan Modal

Bangunan mangkrak PDPAUS, di Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Selatan. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com- Di tengah pertanyaan mengapa dua Perusahaan Daerah (Perusda) tak mampu berkontribusi terhadap PAD, Pemko Siantar justru berkomitmen memajukan 2 perusahaan daerah, dengan mengalokasikan penyertaan modal/investasi.

Hal itu disampaikan melalui nota jawaban Wali Kota Siantar atas pandangan umum fraksi DPRD, saat rapat paripurna VII DPRD Siantar, Kamis (1/8/2019).

Wakil Wali kota, Togar Sitorus, menjelaskan, penyertaan modal yang diberikan kepada dua perusahaan daerah itu (PDPHJ dan PDPAUS),  berdasarkan Perda tentang penyertaan modal.

"Penyertaan modal yang peruntukannya berdasarkan core bisnis masing-masing perusahaan daerah dan dituangkan kedalam rencana kegiatan anggaran perusahaan," jelas Togar.

Menjawab pandangan fraksi DPRD sebelumnya tentang bagaimana kinerja direksi, di dua perusahaan itu, kata Togar, bahwa jajaran direksi masih dalam tahap konsolidasi internal.

"Direksi masih dalam tahap konsolidasi internal dan melakukan penjajakan komunikasi dengan investor yang pernah bekerjasama dengan direksi sebelumnya," ungkap Wakil Wali kota saat membacakan nota jawaban tersebut.

Pembangunan Mangkrak PDPAUS dan Pasar Kecamatan PDPHJ

Masih dalam penjelasan nota jawaban Wali Kota Siantar, dalam pandangan umum fraksi, disampaikan, bahwa Pemko juga mempertanyakan, mengapa sampai saat ini belum ada realisasi pembangunan pasar-pasar, di tingkat kecamatan, oleh PDPHJ.

Namun demikian, dijelaskan juga, bahwasanya pasar-pasar di kecamatan telah dilakukan survey lokasi berdasarkan rencana tata ruang wilayah. Namun sampai saat ini, PDPHJ masih melakukan revitalisasi Pasar Tojai.

Mengenai pembangunan mangkrak yang ada di Jalan MH Sitorus yang ditangani PDPAUS, Togar Sitorus menyebutkan, pihaknya melalui PDPAUS akan melakukan pembicaraan ulang dengan pihak investor.

Hal itu sesuai dengan perjanjian antara PDAUS dengan PT. Sinergi Abadi Indoglobal tentang pembangunan Siantar City Mall, beserta pendukungnya di lahan perusahaan daerah, Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Selatan.

Kemudian perjanjian PDPAUS dengan PT. Laksana Perkasa Romauli, tentang pembangunan sub terminal agrobisnis di atas tanah milik PDPAUS di jalan Persatuan, Kecamatan Siantar Utara.

Baca juga: Perusahaan Daerah Tak Mampu Berkontribusi Menambah PAD Kota Siantar

Penulis: gee. Editor: gun.