HETANEWS

Hakim PN Simalungun Ringankan Vonis Dua Warga Asahan Pemilik Sabu

Dua terdakwa disidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Bambang Susilo als Bambang (47), divonis 6 tahun penjara, sedangkan Ade Ika als Kinoy (30), divonis 4,8 tahun (57 bulan), di PN Simalungun, Kamis (1/8/2019).

Keduanya juga didenda masing-masing Rp 800 juta, subsider 3 bulan penjara.

Vonis majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution SH itu, lebih ringan dari tuntutan jaksa, Juna Karo Karo SH, yang sebelumnya menuntut sama keduanya, 7 tahun penjara dan denda yang sama dengan putusan hakim.       

Kedua terdakwa, dinyatakan terbukti betsalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 Jo pasal 132 tentang narkotika. Keduanya ditangkap  Polsek Bosar Maligas, usai membeli sabu dari Iwan di Ujung Padang.         

Keduanya, warga yang sama di Desa Meranti, Kabupaten Asahan, ditangkap pada Kamis, 29 Nopember 2018 lalu, di Kecamatan Ujung Padang.

Polsek Bosar Maligas, Eka Rahmadhani, H Sinaga dkk yang sebelumnya telah mendapatkan informasi tentang adanya transaksi narkotika.        

Sore itu, kedua terdakwa berboncengan sepeda motor Yamaha Mio soul, ditangkap saat menuju ke kampungnya,  di Asahan. Bambang sempat membuang bungkus rokok Lucky Strike yang dipegangnya dan dilihat oleh petugas.           

Setelah diamankan, sabu seberat 0,50 gram (brutto), diakui baru saja dibeli dari Iwan (DPO) seharga Rp.500 ribu.

Sedangkan terdakwa Ade Ika, hanya menemani terdakwa Bambang menjemput sabu yang sudah lama dipesannya dari Iwan, dengan upah akan dikasih pake gratis.         

Didampingi pengacara, Harfin Gunawan Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut, demikian juga dengan jaksa.

Persidangan dibantu panitera, Dedi Tambunan SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.