HETANEWS

Polisi Dalami Keterlibatan Anggota dalam Sindikat Pengedar Narkoba di Madura

Polisi tangkap pengedar narkoba di Madura

Madura, hetanews.com - Para pengedar narkoba selama ini merasa 'aman' bermarkas di kawasan Kecamatan Sokobanah, Sampang, Madura. Akibatnya, sejumlah aparat Kepolisian pun kini diperiksa secara internal untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka.

Pemeriksaan terhadap sejumlah aparat Kepolisian ini dibenarkan oleh Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman. Ia menyatakan, secara internal sudah ada beberapa aparat Kepolisian dari pihaknya yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan.

"Ini masih kita lakukan pendalaman. Kita masih belum tahu keterlibatannya seperti apa," ujarnya, Rabu (31/7).

Dikonfirmasi soal berapa jumlah anggota Kepolisian yang diperiksa terkait dengan hal ini, AKBP Budi enggan menjelaskannya dengan alasan masih dilakukan proses pemeriksaan internal.

"Yang jelas masih dilakukan pendalaman," tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan penggerebekan Satgas Khusus Narkoba Polda Jatim, ia mengakui jika sejak awal pihaknya memang tidak dilibatkan. Hal ini, untuk menekan kebocoran pada saat dilakukan penggerebekan.

"Operasi ini meminimalisir kegagalan. Jadi sejak awal kita memang tidak banyak dilibatkan dan hanya memonitor saja. Apabila butuh backup baru kita keluar," tambahnya.

Sebelumnya, dalam kurun waktu 5 bulan terakhir Satgas Khusus Narkoba Polda Jatim membongkar jaringan pengedar sabu di Kecamatan Sokobanah, Sampang, Madura. Sulitnya penangkapan terhadap para pengedar yang bermarkas di tempat tersebut, sempat membuat polisi harus menggunakan helikopter TNI untuk proses jemput paksa.

Dari terbongkarnya jaringan narkoba di Sokobanah, Sampang, Madura ini, polisi berhasil menyita barang bukti 50 Kg lebih sabu-sabu dan 99 butir pil ekstasi. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.