HETANEWS.COM

Kajari Siantar Anggap Statemennya Wajar, Sebut Pernyataan Reinhard Suatu Serangan

Kajari Ferziansyah Sesunan. (Foto:ist)

Siantar, hetanews.com – Ikatan Alumni Universitas Simalungun (IKA-USI) resmi menyurati Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siantar Ferziansyah Sesunan atas pernyataan liarnya menyinggung alumni maupun kampus tersebut. Ada 2 poin penting yang disampaikan diantaranya meminta Kajari membuat klarifikasi dan meminta maaf serta meminta agar tidak mengulangi kekeliruan setidaknya selama masih menjabat.

Menanggapi hal ini, Kajari melalui Kepala Seksi Intelijen, BAS Faomasi Jaya Laia menegaskan pihaknya tidak akan meminta maaf. BAS mengatakan pernyataan pimpinannya menyuruh pengacara Reinhard Sinaga untuk belajar lagi, tergolong masih wajar. Ia memastikan tak ada masalah dengan pernyataan tersebut.

“Kalau perlu konferensi pers atau apa ya menunggu petunjuk pimpinan dulu, tapi kalau untuk minta maaf sih secara institusi kami merasa ini tidak ada melakukan kesalahan dan tidak permasalahan sih. Ini saling koreksi diri aja, dia koreksi dirinya kenapa, kita koreksi juga, jadi jangan saling menyerang, gitu aja,” ujar BAS ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: IKA-USI Surati Kajari Siantar, Sampaikan 2 Poin Penting Ini

Baca juga: Sebut Pengacara Belajar Lagi, Pernyataan Kajari Siantar Dianggap Tak Beretika

BAS mengatakan, pendapat Reinhard mengenai tidak dilakukannya penahanan tersangka kasus korupsi sebagai serangan terhadap institusi mereka sehingga direspon oleh pimpinannya.

“Reinhard itu ya terlalu mendiskreditkan kami jadinya, terlalu memojokkan kami. Jangan lah berpendapat seperti itu, penahanan (tersangka) kan kewenangan kami. Polisi juga gitu, terserah mau ditahan apa tidak. Jangan ada statemen setiap tersangka korupsi wajib ditahan, tidak. Makanya disitu jangan menyudutkan juga, setidaknya pendapat itu kan menyudutkan institusi kami. Lain kalau di KUHAP menyatakan setiap tersangka wajib ditahan, saya pun pasti menanyakan itu. Tapi kan ini tidak. Seharusnya lebih arif lah dalam berpendapat hukum.

Makanya (pendapat) itu kan penyerangan terhadap institusi kami. Saya selaku Kasi Intel juga merasa sudah diserang, kalau kami diserang kan berarti ini kan kami menyatakan ya tolong belajar dulu. Disinikan belajar dulu (artinya) benar-benar baca dulu, jangan menyududutkan. Ini sarjana hukum, kecuali bukan sarjana hukum,” katanya.

Baca juga: Balas Pernyataan Liar Kajari Siantar, Pengacara Reinhard Serukan Kawal Perkara

Baca juga: Kajari Siantar Respon Penyataan Reinhard Soal Diskriminasi Tersangka Korupsi: "Suruh Dia Belajar lagi..."

Selain berstatemen suruhan belajar, Kajari juga menuding Reinhard bolos saat kuliah. BAS ditanyai hal ini apakah wajar disampaikan seorang Kajari, ia mengatakan pernyataan ini sebagai istilah dan masih dalam kewajaran.

“Masih standar sih. Mungkin Pak Kajari bilang gitu, apakah pada saat belajar hukum acara pidana itu paham gak? Istilahnya, memahami ataupun pada saat itu benar benar duduk mendengarkan dosen atau gimana, nah itukan wajar. Mungkin bahasanya aja,” ujarnya.

Penulis: bt. Editor: bt.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!