HETANEWS

Rapat Paripurna: Dari 30 Anggota DPRD Siantar, Hanya 9 Orang Isi Absen

Rapat Paripurna VII DPRD Siantar. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com-Rapat paripurna VII DPRD Siantar, diskorsing sebanyak dua kali, karena jumlah anggota DPRD tidak kuorum. Meski demikian, rapat paripurna akhirnya tidak jadi berlangsung.

Rapat kali ini, dalam agenda penyampaian nota jawaban Wali Kota Siantar atas tanggapan dalam bentuk pemandangan umum fraksi DPRD Siantar, atas rancangan peraturan daerah Kota Siantar tentang Perubahan APBD 2019.

Digelar di gedung Harungguon Bolong DPRD Siantar, Rabu (31/7/2019) siang, dijadwalkan semula pukul 14.00 WIB. Karena jumlah anggota DPRD, hanya beberapa orang saja yang hadir ketika itu, maka pimpinan sidang menskors selama satu jam.

Selama satu jam kemudian skorsing pun dicabut. Namun hasilnya, jumlah anggota DPRD yang akan mengikuti rapat tidak bertambah. Pimpinan sidang kembali mengetuk palu, menskors rapat hingga pukul 17.00 WIB.

Namun sebelum waktu skorsing berakhir, pimpinan sidang, Timbul Lingga, menyampaikan, bahwa forum tidak dapat dilanjutkan, karena jumlah anggota DPRD yang hadir tidak memenuhi kuorum.

"Dari 30 orang anggota DPRD, yang mengisi absen hanya 9 orang. Maka forum tak dapat dimulai. Sesuai dengan tatib, forum tak dapat dilanjutkan," kata dia kepada floor.

Setelah pemberitahuan pimpinan sidang tadi, tiba-tiba diinterupsi salah seorang anggota DPRD yang hadir. Anggota DPRD itu, menyinggung, bahwa skors kedua belum dicabut.

Namum Timbul lingga kembali menjelaskan, bahwa skors dalam paripurna ini, berlangsung sampai waktu yang ditentukan.

"Sesuai dengan tatib, rapat diskors sampai waktu yang tidak ditentukan," tegas Timbul, seraya mengetuk palu.

Tidak begitu lama, Wakil Wali Kota dan para Pimpinan OPD yang hadir langsung bergegas meninggalkan ruangan rapat.

Penulis: gee. Editor: gun.